(foto ilustrasi)
1detik.asia ,"Mimpi yang Terasa Nyata
Pada tahun 2017, tepat pukul 02.15 dini hari, aku mengalami sebuah mimpi yang hingga kini masih melekat kuat dalam ingatan. Mimpi itu terasa begitu nyata, seolah aku benar-benar berada di alam lain, bukan sekadar bunga tidur.
Dalam mimpi tersebut, suasana terasa sejuk. Langit tampak seperti pagi hari, namun ada sesuatu yang sangat janggal. Aku melihat matahari berwarna merah besar, memancarkan cahaya yang asing dan menakutkan.
Di hadapanku berdiri sosok manusia berpakaian seperti bangsawan Mesir kuno. Ia memegang sebuah tongkat, wajahnya menyerupai orang Mesir, namun tubuhnya sangat tinggi—tingginya seolah menyentuh matahari merah yang menggantung di langit.
Aku melihat banyak orang berlarian menghampiri sosok tinggi itu. Anehnya, sebagian besar dari mereka adalah perempuan. Namun di sisi lain, terlihat pula orang-orang yang ketakutan dan justru berlari menjauh darinya.
Di sekelilingku, hamparan rumput hijau terlihat segar, air tampak jernih, dan suasana pagi begitu jelas—indah, tetapi terasa mencekam.
Kemudian aku melihat sekelompok orang berlari menjauhi sosok tinggi tersebut.
Mereka adalah laki-laki yang mengenakan pakaian putih, masing-masing memegang tasbih. Sambil berlari, mereka menyebut kebesaran Allah SWT dengan suara lantang, meneriakkan “Allahu Akbar” berulang-ulang, seakan itu adalah satu-satunya perlindungan yang mereka miliki.
Dengan rasa takut yang mendalam, aku menarik tangan istriku dan anak laki-lakiku. Kami mengikuti orang-orang berpakaian putih itu, berlari menjauh sambil terus meneriakkan Allahu Akbar. Hatiku bergetar, antara takut, pasrah, dan berharap pada perlindungan Allah.
Tak lama kemudian, aku terbangun. Tubuhku basah oleh keringat, napasku masih terengah. Aku termenung lama, mencoba memahami mimpi itu. Mengapa semuanya terasa begitu nyata? Siapakah sosok tinggi yang kepalanya seolah menyentuh matahari itu? Apakah ia hanya simbol ketakutanku, atau sesuatu yang lebih dari sekadar mimpi? Bahkan sempat terlintas dalam pikiranku—apakah itu Dajjal?
Hingga kini, mimpi itu masih menyisakan kebingungan.
Sebuah mimpi yang bukan hanya hadir dalam tidur, tetapi juga meninggalkan jejak di dalam hati, seolah aku benar-benar pernah mengalaminya di alam nyata.

.png)
