Binjai, 1 detik asia
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis masyarakat terdampak bencana alam, Batalyon Artileri Pertahanan Udara 11/Wira Bhuana Yudha bersinergi dengan lembaga kemanusiaan Cakra Abhipraya menggelar aksi Trauma Healing bagi anak-anak di wilayah Aceh Tamiang, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk memulihkan keceriaan dan kesehatan mental anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat bencana banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Sinergi TNI dan Relawan Kemanusiaan
Prajurit Yonarhanud 11/WBY bersama relawan Cakra Abhipraya mendatangi titik-titik pengungsian dan pemukiman warga untuk memberikan pendampingan psikososial. Langkah ini diambil karena seringkali aspek kesehatan mental, terutama pada anak-anak, kurang mendapat perhatian dibandingkan bantuan logistik fisik.
Komandan Yonarhanud 11/WBY menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu evakuasi dan perbaikan infrastruktur, tetapi juga untuk merangkul secara emosional.
"Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap trauma pasca bencana. Bersama Cakra Abhipraya, kami ingin memastikan bahwa meski mereka berada di tengah situasi sulit, mereka tidak kehilangan harapan dan tetap bisa tersenyum," ujar Letkol Arh Wahyu Hidayat Komandan Yonarhanud 11/WBY.
Metode Pendekatan yang Menyenangkan
Guna mencairkan suasana dan menghilangkan rasa takut, tim gabungan menyusun berbagai aktivitas interaktif yang meliputi:
• Permainan Edukatif: Mengajak anak-anak bergerak aktif melalui perlombaan kecil dan permainan kelompok.
• Storytelling & Bernyanyi: Mendongengkan kisah-kisah inspiratif dan bernyanyi bersama untuk membangkitkan semangat.
• Pembagian Paket Ceria: Pemberian makanan tambahan, alat tulis, dan mainan edukasi sebagai bentuk dukungan moril.
• Konseling Ringan: Mendengarkan cerita anak-anak secara personal untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan mereka.
Harapan untuk Masa Depan
Pihak Cakra Abhipraya menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas sektor.
"Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Anak-anak mulai kembali berinteraksi dan tertawa. Ini adalah langkah awal yang krusial bagi proses pemulihan jangka panjang mereka," ungkap Putro Anugrah Lindu perwakilan Cakra Abhipraya Responsif.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial di Aceh Tamiang, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, dapat segera kembali beraktivitas secara normal dengan kondisi mental yang lebih tangguh.(Mul)
.png)




