Simalungun, 1detik.asia-
Polres Simalungun, menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas keamanan pasokan bahan pokok, dan pengendalian inflasi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kanit Tipidkor Satreskrim, Ipda Ricardo Pasaribu, mengatakan strategi stabilitas disiapkan karena permintaan menjelang,Nataru berpotensi memicu kenaikan harga, kelangkaan barang, hingga gangguan distribusi.
Polri memiliki peran strategis, dalam menjaga stabilitas keamanan, dan kelancaran pasokan barang agar inflasi tetap terkendali, ujarnya, Minggu 14/12/2025.
Ia menjelaskan lima faktor pemicu inflasi menjelang Nataru 2025-2026, yang harus diantisipasi.
Pertama, permintaan meningkat atau seasonal demand, Kedua, gangguan distribusi akibat cuaca, kepadatan lalu lintas, dan aktivitas wisata, tersebut.
Ketiga, potensi penimbunan barang oleh pelaku pasar yang tidak bertanggung jawab, Keempat, fluktuasi harga pangan strategis seperti beras, ayam, telur, cabai, dan bawang, Kelima, kenaikan harga transportasi karena libur panjang, ujarnya.
Ia menambahkan, Polres Simalungun juga, mengamankan jalur logistik di jalan raya, pelabuhan, bandara, sentra distribusi, serta melakukan rekayasa lalu lintas, untuk mencegah keterlambatan distribusi barang-barang.
Kami juga, mengamankan potensi gangguan seperti premanisme, pungli, dan pemalakan, tuturnya.
Ia berharap, berbagai langkah tersebut mampu memberikan rasa aman, bagi masyarakat baik dari sisi ekonomi, mau pun keamanan, sehingga perayaan akhir tahun di Simalungun dapat berlangsung nyaman, dan penuh suka cita.
Mari kita buktikan, bahwa aparat kepolisian mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik dari sisi keamanan mau pun dari sisi stabilitas harga, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru, dapat berlangsung dengan khidmat, gembira dan juga sejahtera, tuturnya.
(Donny
.png)

