Tanjungbalai, 1detik.asia - Pemerintah Kecamatan Tanjungbalai Selatan melaksanakan kegiatan pengerukan drainase di Kelurahan Tanjungbalai I tepatnya di depan Kantor PLN, Jumat (28/11/2025). Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 hingga 17.20 WIB dengan melibatkan Tim Katak TBS III, dibantu Tim Mobil Sedot Dinas Perkim, Mobil Damkar Kota Tanjungbalai, serta petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Tanjungbalai Selatan, Yudhi Irfan Lesmana, didampingi Kepala Tim Katak TBS III, Barianto SE, Pengorekan dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah kecamatan untuk mengantisipasi genangan air dan potensi banjir di wilayah Kecamatan TBS, mengingat curah hujan dalam dua hari terakhir terpantau sangat ekstrem.
Selain dipicu hujan deras, debit air di drainase juga meningkat akibat air kiriman dari sungai Asahan mengingat kota Tanjungbalai kawasan hilir sehingga aliran air dari atas berhenti di kota Tanjungbalai, normalisasi saluran menjadi sangat mendesak. Upaya pengerokan diharapkan dapat memperlancar aliran air serta mencegah penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan.
Camat TBS Yudhi Irfan Lesmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi cuaca ekstrem, dengan dukungan penuh dari beberapa OPD terkait.
"Kami bersama Tim Kecamatan TBS yakni Lurah, Kepala Lingkungan, Damkar, Perkim, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengerukan untuk memastikan aliran air kembali normal. Ini langkah pencegahan agar masyarakat tidak terdampak banjir," ujarnya.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada serta menjaga kebersihan lingkungan.
"Jangan membuang sampah ke drainase agar aliran air tetap lancar dan perhatikan drainase di lingkungan masing-masing,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Tim Katak TBS III, Barianto SE, menjelaskan bahwa pengerjaan difokuskan pada titik-titik yang mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur dan sampah. Proses pengerokan dilakukan oleh Kepling dan petugas Dinas LH, penyedotan sedimen oleh Mobil Sedot Perkim, dan penyemprotan saluran tersumbat oleh mobil Damkar dari Satuan Polisi Pamong Praja kota Tanjungbalai.
"Dengan normalisasi drainase, kami berharap aliran air dapat kembali lancar dan tidak menimbulkan genangan," katanta.
Warga sekitar mengapresiasi langkah cepat pemerintah kecamatan dan berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin.
Kegiatan berjalan lancar hingga sore hari dan diharapkan mampu meminimalisir risiko genangan pada titik-titik rawan banjir di wilayah Tanjungbalai Selatan.
.png)

