Sukabumi – 1detik.asia
Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas organisasi sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan syukuran dan family gathering yang berlangsung di kawasan wisata Gunung Wayang, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.
Mengusung semangat kebersamaan dan persaudaraan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul keluarga besar organisasi, tetapi juga diisi dengan tausiyah keagamaan serta pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum jompo. Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran bahwa keberadaan organisasi kemasyarakatan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sosial.
Suasana kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Jajaran pengurus, anggota, dan keluarga besar LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi berkumpul dalam satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat komunikasi internal, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.
Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, dalam momentum tersebut menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas organisasi. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya anggota maupun keberadaan struktur kepengurusan, melainkan dari kemampuan seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Baginya, organisasi kemasyarakatan harus memiliki tanggung jawab sosial dan moral. Kehadirannya jangan hanya terlihat dalam kegiatan internal, tetapi juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan kaum jompo.
Kegiatan sosial ini memiliki makna lebih dari sekadar penyerahan bantuan. Di balik santunan tersebut terdapat pesan kemanusiaan bahwa kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi harus terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Anak yatim dan kaum lanjut usia merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu bentuk partisipasi nyata dalam memperkuat kepedulian sosial.
Teddy Setiadi bersama jajaran LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat terus menjadikan kegiatan sosial sebagai bagian dari agenda organisasi secara berkelanjutan, bukan hanya dilaksanakan pada momentum tertentu.
Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan sebagai sarana memperkuat nilai spiritual dan membangun kesadaran moral seluruh anggota.
Melalui tausiyah tersebut, peserta diajak untuk senantiasa menjaga keimanan, memperbanyak rasa syukur, menghormati sesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nilai-nilai keagamaan tersebut sejalan dengan semangat organisasi yang mengedepankan persaudaraan, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi perlu diimbangi dengan karakter anggota yang menjunjung tinggi etika, sikap saling menghormati, dan tanggung jawab sosial.
Dalam konteks kehidupan sosial di Kabupaten Sukabumi, peran organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki posisi strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat ikut menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, serta mendorong kegiatan-kegiatan positif.
Teddy Setiadi diharapkan mampu membawa LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan responsif terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Menurut pesan yang tercermin dari kegiatan tersebut, soliditas internal harus berjalan beriringan dengan kepedulian eksternal. Artinya, semakin kuat kebersamaan di dalam organisasi, semakin besar pula peluang organisasi untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan family gathering di Gunung Wayang juga menjadi ruang membangun kedekatan emosional antara pengurus, anggota, dan keluarga besar LMPI. Hubungan yang harmonis diharapkan dapat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.
Pada akhirnya, kegiatan syukuran, tausiyah, dan santunan tersebut membawa pesan bahwa organisasi bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan juga sarana membangun pengabdian dan kepedulian terhadap sesama.
LMPI Marcab Kabupaten Sukabumi ingin menegaskan bahwa kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada kebesaran nama dan atribut, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Sebab, organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga persaudaraan, hadir ketika masyarakat membutuhkan, dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari gerakan nyata.
.png)



