Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Diancam, Anak Yatim Piatu Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Hendra Syahputra
Kamis, 22 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-22T04:12:14Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?



1detik.asia, Tanjungbalai - Seorang anak yatim piatu berinisial ZM diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang pria berinisial AB pada Kamis malam, 8 Oktober 2026. Korban mengaku tidak berdaya setelah mendapatkan ancaman dari terduga pelaku saat berada di lokasi kejadian.


Saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Semulajadi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Rabu, 21 Oktober 2026, ZM menceritakan kronologi peristiwa yang dialaminya. Menurut pengakuannya, kejadian bermula ketika AB memanggil dan mengajaknya pergi ke suatu tempat.


Tanpa menaruh curiga, ZM mengikuti ajakan tersebut. Namun, ketika ditanya mengenai tujuan perjalanan, AB hanya memintanya untuk terus mengikuti tanpa memberikan penjelasan.


“Saya tanya mau ke mana, si AB menjawab supaya ikuti saja. Ternyata dibawa ke rumahnya. Sampai di rumahnya, ternyata ada sepeda motor,” ujar ZM.


ZM mengaku kembali mempertanyakan tujuan perjalanan mereka. Akan tetapi, AB tetap meminta dirinya untuk mengikuti tanpa menjelaskan ke mana mereka akan pergi. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor hingga melewati rel kereta api.


Menurut penuturan ZM, setibanya di suatu lokasi yang tidak diketahuinya secara pasti, AB diduga melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya di kawasan semak-semak yang gelap dan sepi.


“Saya ditidurkannya. Awalnya saya menolak dan meminta pulang. Cuma karena saya diancam, disuruh pulang jalan kaki sendirian, sementara lokasinya di semak-semak, gelap dan tidak ada orang, saya tidak bisa melawan,” ucapnya.


ZM mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi kejadian karena kondisi sekitar yang gelap. Ia hanya mengingat perjalanan bersama AB menggunakan sepeda motor melewati rel kereta api sebelum peristiwa tersebut terjadi.


Setelah kejadian itu, menurut ZM, AB mengantarkannya ke rumah seorang teman untuk dititipkan. Di rumah tersebut, teman AB sempat mempertanyakan alasan dirinya membawa seorang perempuan. Namun, AB disebut hanya menjawab bahwa ZM dititipkan di rumah itu.


ZM kemudian diajak oleh adik perempuan teman AB untuk beristirahat di kamarnya.


Atas peristiwa yang dialaminya, ZM mengaku mengalami trauma psikologis. Ia berharap kasus tersebut dapat ditangani secara serius oleh pihak berwenang dan terduga pelaku diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku agar dirinya memperoleh keadilan.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA. M. Ruslan saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp, Rabu 21/10/2026, belum memberikan keterangan. 


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan