Kasus ISPA Melonjak, ParagonCorp Gencarkan Aksi Kemanusiaan di Puskesmas Sukarami Palembang
PALEMBANG –1detik.asia
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda, ParagonCorp bersama brand Wardah menyalurkan bantuan kesehatan untuk masyarakat Kota Palembang, Sabtu (31/10/2026).
Langkah kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata untuk penanggulangan dan pencegahan dampak karhutla di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya yang terdampak paling parah.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis tersebut meliputi 50 tabung oksigen, 11.000 masker jenis KN95, serta sejumlah perangkat nebulizer dan alat pendukung kesehatan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menangani dampak kesehatan akibat polusi udara.
Kota Palembang dipilih menjadi fokus utama penyaluran bantuan karena berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di kota ini telah berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya. Kondisi yang memprihatinkan tersebut memicu lonjakan kasus gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Bahkan, Palembang tercatat sebagai salah satu kota dengan angka kasus ISPA tertinggi saat ini.
Dalam pelaksanaannya, ParagonCorp dan Wardah tidak bergerak sendiri. Mereka berkolaborasi secara langsung dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis dipusatkan di Puskesmas Sukarami, yang berdasarkan data dari Dinkes Kota Palembang merupakan wilayah dengan tingkat dampak dan fatalitas kasus ISPA tertinggi.
Meskipun diserahkan secara simbolis di Puskesmas Sukarami, bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan secara merata dan menyeluruh oleh Dinas Kesehatan ke seluruh puskesmas yang ada di Kota Palembang.
"Bantuan ini dialokasikan secara simbolis di Puskesmas Sukarami karena dampaknya paling tinggi di sini, namun nantinya akan kami sebar ke seluruh puskesmas yang ada di Kota Palembang yang totalnya mencapai 42 puskesmas," ujar Regional Segment Business Sumatera, Rahma Hidayati, saat ditemui di lokasi.
Rahma menambahkan bahwa ParagonCorp dan Wardah berharap bencana kabut asap ini dapat segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali menghirup udara bersih dan segar. Namun, selama situasi darurat ini masih berlangsung, perusahaan akan terus berfokus pada tindakan pencegahan dan penanggulangan dampak kesehatan di lapangan.
Ia menegaskan bahwa program pemberian bantuan sosial seperti ini akan terus berjalan secara fleksibel dan berkelanjutan dengan melihat situasi, kondisi, serta tingkat urgensi dan keparahan kebutuhan di setiap daerah yang terdampak.
Melalui momentum ini, Wardah dan ParagonCorp juga turut menyampaikan pesan edukasi kepada seluruh masyarakat Kota Palembang untuk lebih peduli dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Langkah pencegahan karhutla dan polusi udara bisa dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan rumah masing-masing, salah satunya dengan tidak membakar sampah sembarangan, demi menjaga kualitas udara dan kesehatan bersama.
Terpantau di lapangan, turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fenty Aprina, http://M.Kes., http://Sp.KKLP, beserta Camat Sukarami dan para kepala puskesmas lainnya yang ada di Kecamatan Sukarami, termasuk kepala puskesmas setempat sebagai tuan rumah yang beralamat di Kebun Bunga, Sukarami, Palembang.
*(Agung)*
.png)



