Pertama di Sumatera, Gubernur HD Groundbreaking Rumah Tahfidz Tuli di Palembang
Palembang, -1detik.asia
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan _groundbreaking_ pembangunan Rumah Tahfidz Tuli di Perumahan Privilege, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sabtu ( 15 /08/26 ).
Rumah tahfidz ini menjadi *yang pertama di Sumatera dan kedua di Indonesia*. Kehadirannya menjadi langkah penting dalam menghadirkan akses pembelajaran Al-Qur'an yang inklusif bagi sahabat tuli.
*Tempat Belajar Tetap dengan Bahasa Isyarat*
Rumah Tahfidz Tuli dibangun untuk membantu masyarakat tuli agar memiliki tempat belajar Al-Qur'an yang tetap. Dengan adanya rumah tahfidz ini, para santri tidak perlu berpindah-pindah lokasi dalam mengikuti kegiatan mengaji.
Proses pembelajaran akan dilakukan dengan *pendekatan bahasa isyarat* dan didampingi oleh *ustadz serta ustadzah* yang membimbing para santri tuli dalam membaca, memahami, dan menghafalkan Al-Qur'an.
"Ini pertama di Sumatera Selatan untuk rumah tahfidz tuli. Saya mengucapkan apresiasi dan bangga karena pembangunannya dilakukan. Semoga ini membawa berkah dan manfaat bagi para sahabat tuli dalam membaca Al-Qur'an,” ujar,"Herman Deru.
*Sejalan dengan Program Berantas Buta Aksara Al-Qur'an*
Menurut Gubernur Herman Deru, keberadaan Rumah Tahfidz Tuli juga sejalan dengan program *Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan* dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur'an.
Bagi Herman Deru, rumah tahfidz tidak diukur dari megahnya bangunan.
“Rumah tahfidz itu tidak dicirikan bangunan. Identitas pertamanya adalah adanya pengajar dan diajar, adanya KBM mengaji,” tegasnya.
*Sudah Berjalan Sebelum Gedung Dibangun*
Sementara itu COO & Co-Owner Privilege Palembang, Ryoga Nugraha mengatakan bahwa Rumah Tahfidz Tuli sebenarnya telah menjalankan kegiatan pembelajaran Al-Qur'an jauh sebelum pembangunan gedung secara fisik dimulai.
Ia berharap Rumah Tahfidz Tuli ke depan dapat berkembang menjadi *pusat pembelajaran keagamaan* bagi komunitas tuli dan masyarakat disabilitas di Sumatera Selatan dalam mempelajari, membaca, dan menghafalkan Al-Qur'an.
"Harapan kami, ini bisa menjadi rumah kedua bagi sahabat tuli untuk terus belajar dan dekat dengan Al-Qur'an,” ujarnya.
*Dihadiri Kepala OPD*
Kegiatan _groundbreaking_ ini turut dihadiri oleh para *Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan*.
Pembangunan Rumah Tahfidz Tuli diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan pendidikan Al-Qur'an yang ramah, terbuka, dan inklusif untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Pewarta / Agung
.png)


