Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Pertama di Sumatera, Gubernur HD Groundbreaking Rumah Tahfidz Tuli di Palembang

Redaksi
Sabtu, 15 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-15T12:08:43Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?


 Pertama di Sumatera, Gubernur HD Groundbreaking Rumah Tahfidz Tuli di Palembang

Palembang, -1detik.asia


Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melakukan _groundbreaking_ pembangunan Rumah Tahfidz Tuli di Perumahan Privilege, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sabtu ( 15 /08/26 ). 


Rumah tahfidz ini menjadi *yang pertama di Sumatera dan kedua di Indonesia*. Kehadirannya menjadi langkah penting dalam menghadirkan akses pembelajaran Al-Qur'an yang inklusif bagi sahabat tuli.


*Tempat Belajar Tetap dengan Bahasa Isyarat*

Rumah Tahfidz Tuli dibangun untuk membantu masyarakat tuli agar memiliki tempat belajar Al-Qur'an yang tetap. Dengan adanya rumah tahfidz ini, para santri tidak perlu berpindah-pindah lokasi dalam mengikuti kegiatan mengaji.


Proses pembelajaran akan dilakukan dengan *pendekatan bahasa isyarat* dan didampingi oleh *ustadz serta ustadzah* yang membimbing para santri tuli dalam membaca, memahami, dan menghafalkan Al-Qur'an.


"Ini pertama di Sumatera Selatan untuk rumah tahfidz tuli. Saya mengucapkan apresiasi dan bangga karena pembangunannya dilakukan. Semoga ini membawa berkah dan manfaat bagi para sahabat tuli dalam membaca Al-Qur'an,” ujar,"Herman Deru. 


*Sejalan dengan Program Berantas Buta Aksara Al-Qur'an*

Menurut Gubernur Herman Deru, keberadaan Rumah Tahfidz Tuli juga sejalan dengan program *Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan* dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur'an.



Bagi Herman Deru, rumah tahfidz tidak diukur dari megahnya bangunan. 


“Rumah tahfidz itu tidak dicirikan bangunan. Identitas pertamanya adalah adanya pengajar dan diajar, adanya KBM mengaji,” tegasnya.


 *Sudah Berjalan Sebelum Gedung Dibangun*

Sementara itu COO & Co-Owner Privilege Palembang, Ryoga Nugraha mengatakan bahwa Rumah Tahfidz Tuli sebenarnya telah menjalankan kegiatan pembelajaran Al-Qur'an jauh sebelum pembangunan gedung secara fisik dimulai.


Ia berharap Rumah Tahfidz Tuli ke depan dapat berkembang menjadi *pusat pembelajaran keagamaan* bagi komunitas tuli dan masyarakat disabilitas di Sumatera Selatan dalam mempelajari, membaca, dan menghafalkan Al-Qur'an.


"Harapan kami, ini bisa menjadi rumah kedua bagi sahabat tuli untuk terus belajar dan dekat dengan Al-Qur'an,” ujarnya.


 *Dihadiri Kepala OPD*

Kegiatan _groundbreaking_ ini turut dihadiri oleh para *Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan*.


Pembangunan Rumah Tahfidz Tuli diharapkan menjadi tonggak baru dalam mewujudkan pendidikan Al-Qur'an yang ramah, terbuka, dan inklusif untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.


Pewarta / Agung

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan