Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Bupati Simalungun, Tegaskan: Penanganan Longsor di Nagori Marubun Lokkung, akan Dituntaskan Sampai Selesai

Redaksi 1Detik
Sabtu, 11 Juli 2026
Last Updated 2026-07-11T05:19:36Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Simalungun, 1detik.asia-

Pemerintah Kabupaten Simalungun, menegaskan komitmen penuh untuk menanggulangi hingga tuntas bencana longsor yang melanda Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silou.


Pernyataan ini disampaikan Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih melalui Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Kamis 9/7/2026, di Pematang Raya, Sumatera Utara.


Pemerintah Kabupaten Simalungun, saat ini sedang terus melaksanakan pekerjaan penanganan di lokasi, meski pun, masih terdapat kendala cuaca yang menghambat proses pengerjaan, ujar Sekda.


Bencana longsor ini, telah memutus akses jalan penghubung antara Nagori Marubun Lokkung dengan Nagori Tinggi Raja di Kecamatan Silou Kahean, sehingga sangat mengganggu mobilitas, serta aktivitas sehari-hari masyarakat.

Jalur ini, merupakan sarana vital bagi warga untuk beraktivitas dan menyalurkan hasil bumi tersebut, oleh karena itu, kami pun, akan terus berupaya menuntaskan pembangunan dan perbaikan sampai benar-benar selesai, dan aman digunakan, tegasnya.


Mewakili Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Oliver Silalahi melaporkan, bahwa pekerjaan penanganan di lapangan tetap berjalan, namun menghadapi sejumlah tantangan berat.


Curah hujan yang tinggi, bisa memicu terjadinya longsor susulan beberapa kali, sehingga merubah cakupan pekerjaan yang semula direncanakan: 


Konstruksi Tembok Penahan Tanah yang awalnya 30 meter, kini diperpanjang menjadi 39 meter, sedangkan pekerjaan Box Culvert ditambah dari 9 meter, menjadi 21 meter.


Selain itu, akses menuju lokasi yang terbatas itu, menyulitkan distribusi material bangunan dan menyebabkan keterlambatan pasokan, sementara ketersediaan bahan di sekitar lokasi juga sangat  terbatas.


Area pekerjaan yang sempit, serta tidak adanya jalur alternatif, membuat aktivitas warga yang mengangkut hasil pertanian dan perkebunan sering kali beririsan, dengan pelaksanaan perbaikan.


Akibat longsornya, susulan terjadi penambahan volume pekerjaan, waktu pelaksanaan kini diperpanjang dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan Agustus 2026, pungkas Oliver Silalahi.


Pemerintah Kabupaten Simalungun, terus memantau perkembangan di lapangan dan selalu berkomitmen mengerahkan segala upaya, agar perbaikan dapat berjalan secepat mungkin, demi mengembalikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat tersebut.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan