Sukabumi – 1detik.asia
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Melalui program Duta Literasi Ketahanan Pangan dan Edukasi Pangan (Lentera Pangan), Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi bersama Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi di Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/6) tersebut merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, bergizi, dan berkualitas. Program Lentera Pangan sendiri merupakan inovasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi yang digagas oleh Dr. Titin Malikatun Andadari, MM, selaku Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, OKKPD Kabupaten Sukabumi berkontribusi aktif melalui penyampaian materi edukasi yang dibawakan oleh Widjayanti, S.T.P., M.T.P. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Jika Tidak Aman, Bukan Pangan”, sebuah pesan edukatif yang menegaskan bahwa setiap produk pangan yang dikonsumsi masyarakat harus memenuhi aspek keamanan sebelum dinyatakan layak untuk dikonsumsi.
Widjayanti menjelaskan bahwa keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat sebagai konsumen. Pemahaman mengenai cara memilih bahan pangan yang baik, mengenali pangan yang berpotensi berbahaya, hingga menjaga kebersihan dalam proses pengolahan makanan menjadi bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.
"Konsumen harus menjadi lebih cerdas dalam memilih pangan. Jangan hanya melihat harga atau tampilan produk, tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan, mutu, dan kandungan gizinya," ujar Widjayanti dalam paparannya.
Kegiatan ini diikuti oleh kader PKK Kecamatan Cikidang, kader desa, kader Posyandu, serta para peserta yang tergabung sebagai Duta Lentera Pangan. Kehadiran para kader tersebut dinilai sangat penting karena mereka merupakan ujung tombak penyebarluasan informasi kepada masyarakat di tingkat desa.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait keamanan pangan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas pangan keluarga.
Selain memberikan pemahaman tentang keamanan pangan, kegiatan ini juga bertujuan membentuk agen-agen perubahan di masyarakat yang mampu menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada lingkungan sekitar. Dengan demikian, pesan-pesan mengenai keamanan pangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke tingkat keluarga.
Program Lentera Pangan diharapkan menjadi salah satu instrumen efektif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan literasi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sukabumi meyakini bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menyangkut keamanan dan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.
Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan, OKKPD Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, serta para kader masyarakat, edukasi keamanan pangan diharapkan dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan mengusung slogan “Jika Tidak Aman, Bukan Pangan”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keamanan pangan merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
.png)



