Binjai, 1detik asia
Ketua P3H Sumatera Utara, Muhammad Jaspen Pardede, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk segera mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 5 Kota Binjai.
Desakan tersebut disampaikan Jaspen terkait dugaan kurangnya keterbukaan pihak sekolah dalam menjelaskan persoalan pembongkaran bangunan rumah penjaga sekolah yang sebelumnya menjadi sorotan publik.
Menurut Jaspen, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara harus melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Plt Kepala SMA Negeri 5 Binjai dan mempertimbangkan penunjukan figur lain yang dinilai lebih mampu menjalankan tugas secara profesional dan transparan.
“Saya meminta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera mengganti Plt Kepala SMA Negeri 5 Binjai. Masih banyak sumber daya yang lebih layak dan memiliki kualitas untuk memimpin sekolah tersebut,” ujarnya.
Ia menilai, kemajuan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik, tetapi juga oleh keterbukaan dan kemampuan pemimpin sekolah dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
“Bagaimana pendidikan bisa maju jika penempatan pejabat dilakukan tanpa mempertimbangkan kemampuan berkomunikasi dan transparansi dalam menjalankan tugas,” katanya.
Karena itu, Jaspen meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera mengambil langkah dan melakukan evaluasi terhadap jabatan Plt Kepala SMA Negeri 5 Binjai.
Lebih lanjut, Jaspen menegaskan bahwa apabila tidak ada tanggapan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, pihaknya akan menyampaikan surat resmi kepada Gubernur Sumatera Utara untuk meminta evaluasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan maupun Plt Kepala SMA Negeri 5 Binjai.
“Jika tidak ada respons, kami akan menyurati Gubernur Sumatera Utara agar melakukan evaluasi terhadap Kadis Pendidikan dan Plt Kepala SMA Negeri 5 Binjai,” tegasnya.(Ml)
.png)
