Dugaan Pengeroyokan di Talang Jimat Mahasiswa 20 Tahun Resmi Lapor ke Polres Prabumulih
Prabumulih , -1detik. Asiia
-Dugaan tindak pidana pengeroyokan terjadi di kawasan Jalan Talang Jimar, Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Seorang mahasiswa berusia 20 tahun resmi melaporkan insiden tersebut ke Polres Prabumulih.
Laporan korban tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/78/III/2026/SPKT/POLRES PRABUMULIH/POLDA SUMATERA SELATAN, tertanggal 3 Maret 2026.
Korban berinisial IPR melaporkan peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Talang Jimar, RT 06 RW 03.
Cekcok Berujung Pengeroyokan
Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, kejadian bermula saat korban sedang berada di teras rumah. Tak lama kemudian, sebuah mobil mendatangi lokasi dan mengajak korban berbicara.
Percakapan tersebut diduga berubah menjadi cekcok mulut antara korban dan salah satu pria di dalam mobil. Situasi memanas hingga berujung pada aksi kekerasan.
Korban mengaku dipukul oleh salah satu pria yang dikenal dengan nama Abi. Tak berselang lama, sejumlah pria lainnya datang dan diduga ikut melakukan pemukulan secara bersama sama.
Merasa menjadi korban pengeroyokan, IPR kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.Desak CCTV Dibuka
Dalam keterangannya, korban mendesak aparat penegak hukum untuk membuka dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap secara terang peristiwa tersebut.
“Saya berharap pihak kepolisian membuka rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian agar semuanya jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas korban.
Ia juga meminta proses hukum dilakukan secara profesional dan transparan.
“Sebagai warga negara yang baik, saya menempuh jalur hukum. Saya ingin keadilan ditegakkan,” ujarnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Pihak SPKT Polres Prabumulih telah menerima laporan dan menerbitkan STPL sebagai dasar proses hukum. Saat ini kasus tersebut dalam tahap penanganan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Publik pun menanti langkah tegas aparat dalam mengusut tuntas dugaan pengeroyokan tersebut, termasuk mengamankan bukti-bukti pendukung seperti rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Tim Indonesia (*Rills)
.png)


