Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Tingkatkan Disiplin, Security Proguard International Laksanakan Apel dan PBB di Hotel Asyana

detikNews jakarta
Sabtu, 21 Februari 2026
Last Updated 2026-02-21T03:07:19Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?
        (Foto swj/ Editor swj)

JAKARTA 1detik.asia ," 
NARASI KOMANDAN SECURITY SAAT MELAKSANAKAN APEL
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera seluruh anggota security yang saya banggakan.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena pada pagi hari ini kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan apel pagi dalam keadaan lengkap dan siap bertugas.
Rekan-rekan sekalian,
Apel pagi ini dilaksanakan untuk pengecekan kesiapan personel, kerapian seragam, kelengkapan atribut, serta kesiapan mental dan fisik dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan hotel.
Saya tekankan kembali bahwa tugas kita adalah menjaga keamanan dan kenyamanan tamu, karyawan, serta seluruh aset hotel ASYANA pemuda jakarta. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, humanis, dan profesional.
Utamakan pelayanan yang ramah namun tetap tegas dalam penegakan aturan. Jaga sikap, tutur kata, dan penampilan karena kita adalah garda terdepan yang pertama kali dilihat oleh tamu.
Apabila terdapat kejadian menonjol atau hal yang mencurigakan, segera laporkan sesuai prosedur kepada atasan atau Chief Security.
Demikian amanat apel pagi hari ini.
Tetap semangat, jaga kekompakan, dan selalu waspada.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

SEBELUM NAIK JAGA SECURITY WAJIB MELAKSANAKAN APEL. 

Apel sebelum naik jaga merupakan kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh setiap petugas security. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bagian penting dari sistem pengamanan yang profesional dan terkoordinasi. Melalui apel, setiap anggota mendapatkan arahan, pembagian tugas, serta informasi terkini mengenai situasi dan potensi risiko di area kerja.
Dalam apel, pimpinan regu menyampaikan evaluasi kejadian sebelumnya, titik rawan yang perlu diwaspadai, serta penekanan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang harus dijalankan. Hal ini memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama, sehingga tidak terjadi miskomunikasi saat bertugas. Dengan komunikasi yang jelas dan terarah, potensi kesalahan dapat diminimalkan.
Selain itu, apel juga menjadi sarana pengecekan kesiapan personel, baik dari segi kerapian seragam, kelengkapan atribut, hingga kondisi fisik dan mental. Petugas yang siap secara fisik dan mental akan lebih sigap dalam menghadapi berbagai situasi, baik keadaan normal maupun kondisi darurat. Disiplin yang dibangun melalui apel mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan.
Apel juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antaranggota. Dalam tugas pengamanan, kerja sama tim sangatlah penting. Dengan adanya apel, koordinasi menjadi lebih solid, rasa tanggung jawab meningkat, dan setiap petugas menyadari perannya masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Oleh karena itu, pelaksanaan apel sebelum naik jaga adalah fondasi utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif, disiplin, dan profesional. Apel bukan sekadar baris-berbaris, melainkan wujud komitmen petugas security dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.

TUGAS POKOK SECURITY HOTEL DAN PERKANTORAN. 

Security hotel dan perkantoran memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh tamu, karyawan, dan aset perusahaan. Dalam menjalankan tugasnya, petugas keamanan bertanggung jawab memastikan lingkungan kerja dan operasional berjalan dengan aman serta kondusif.
Tugas pokok security meliputi pengawasan area secara menyeluruh melalui patroli rutin di dalam dan luar gedung, termasuk area parkir, lobby, pintu masuk, ruang kerja, serta fasilitas umum lainnya. Patroli dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan seperti pencurian, perusakan, tindakan kriminal, maupun potensi bahaya lainnya.
Selain itu, security bertugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang masuk dan keluar area gedung, baik tamu, karyawan, maupun pihak ketiga. Di hotel, petugas memastikan tamu mendapatkan pelayanan keamanan yang ramah dan profesional, sedangkan di perkantoran, security mengontrol akses dengan memeriksa identitas, kartu akses, serta mencatat data kunjungan tamu sesuai prosedur yang berlaku.
Security juga bertanggung jawab dalam pengawasan sistem keamanan seperti CCTV, alarm, dan sistem kontrol akses. Apabila terjadi situasi darurat seperti kebakaran, keributan, kecelakaan kerja, atau ancaman lainnya, petugas keamanan wajib mengambil tindakan cepat sesuai prosedur tanggap darurat serta berkoordinasi dengan pihak manajemen dan instansi terkait.
Dalam menjalankan tugasnya, security dituntut memiliki sikap disiplin, tegas, waspada, serta mampu berkomunikasi dengan baik. Pelayanan yang sopan dan profesional menjadi nilai penting, khususnya di lingkungan hotel yang mengutamakan kenyamanan dan citra perusahaan.
Dengan pelaksanaan tugas yang optimal, security berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan, melindungi aset perusahaan, serta menciptakan rasa aman bagi seluruh penghuni dan pengunjung gedung.

Penerapan SOP, 3S, dan Turjawali
Dalam menjalankan tugasnya, seorang petugas keamanan tidak hanya bertanggung jawab menjaga aset dan lingkungan kerja, tetapi juga menjadi representasi pertama dari perusahaan. Oleh karena itu, setiap tindakan harus berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP), menerapkan prinsip 3S (Senyum, Salam, Sapa), serta melaksanakan Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli) secara konsisten dan profesional.

1.PENERAPAN SOP (STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR)

SOP adalah pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan mengikuti SOP, petugas keamanan dapat:
Melaksanakan pemeriksaan tamu dan kendaraan sesuai prosedur.
Mengontrol akses keluar masuk area kerja.
Menangani situasi darurat seperti kebakaran, kehilangan, atau gangguan keamanan.
Membuat laporan kejadian secara sistematis dan akurat.
Kedisiplinan dalam menjalankan SOP mencerminkan profesionalisme dan mengurangi potensi kesalahan di lapangan.

2.PENERAPAN 3S (SENYUM SALAM SAPA) 

Konsep 3S merupakan bentuk pelayanan prima yang wajib diterapkan oleh setiap petugas keamanan.
Senyum: Memberikan kesan ramah dan humanis.
Salam: Menunjukkan sikap hormat dan sopan santun.
Sapa: Membuka komunikasi dengan bahasa yang baik dan profesional.
Dengan menerapkan 3S, petugas keamanan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman dan bersahabat bagi karyawan maupun tamu.

3PELAKSANAAN TURJAWALI.

Turjawali adalah inti dari kegiatan operasional pengamanan yang meliputi:
Pengaturan: Mengatur arus lalu lintas dan ketertiban di area kerja.
Penjagaan: Melaksanakan penjagaan di pos sesuai ploting yang telah ditentukan.
Pengawalan: Mengawal tamu penting atau distribusi barang berharga.
Patroli: Melakukan pengecekan rutin ke area rawan untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Pelaksanaan Turjawali yang optimal membutuhkan ketelitian, kewaspadaan, serta tanggung jawab penuh dari setiap petugas.

PENUTUP

Dengan menjalankan SOP secara disiplin, menerapkan 3S dalam setiap interaksi, serta melaksanakan Turjawali secara konsisten, petugas keamanan dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang baik adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan perusahaan dan masyarakat.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan