Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Penerima Manfaat MBG di Siantar Belum Merata, Pemerintah Janjikan Akomodasi Bertahap

Redaksi 1Detik
Jumat, 23 Januari 2026
Last Updated 2026-01-23T09:10:26Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Pematangsiantar, 1detik.asia-

Belum semua sekolah di Pematangsiantar menikmati Program Makan Bergizi (MBG). Sejumlah satuan pendidikan kini masih menunggu giliran distribusi, meski pemerintah memastikan seluruh penerima manfaat akan terakomodasi secara bertahap.


Di tengah belum meratanya layanan di sekolah, kelompok rentan justru sudah lebih dulu mendapat akses. Ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Pematang Siantar, telah menerima manfaat MBG sebagai bagian dari strategi pemenuhan gizi sejak fase awal kehidupan.



Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) BGN Kota Pematangsiantar, Dinda Lestari, mengaku pihaknya telah mengantongi data jumlah total penerima manfaat MBG di Pematang Siantar.


Memang belum seluruh sekolah di Pematang Siantar menerima MBG, tetapi semua sudah masuk dalam perencanaan dan akan terakomodasi secara bertahap. 


Untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, saat ini sudah berjalan, ujarnya, Kamis 22/1/2026.


Data tersebut, menjadi dasar perhitungan kebutuhan dapur produksi makanan bergizi di Kota Pematang Siantar. 


Saat ini terdapat 23 dapur MBG, yang telah beroperasi, selain itu, delapan dapur telah mengantongi surat keputusan (SK), sementara 11 dapur lainnya, masih dalam tahap persiapan dan pembangunan.


Kami sedang melakukan percepatan, data penerima manfaat sudah kami miliki, dapur terus bertambah, dan tahun ini, kami targetkan seluruh penerima manfaat, di Pematang Siantar, sudah mendapatkan MBG, katanya.


Jika seluruh dapur, tersebut berfungsi penuh, total 42 dapur MBG, ditargetkan mampu melayani seluruh siswa, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Pematang Siantar.


Jumlah dapur pun, masih bersifat dinamis dan akan disesuaikan dengan perkembangan jumlah penerima manfaat. 


Bahkan, pemerintah kini, tengah menggeber percepatan implementasi program, tersebut.


MBG bukan hanya soal distribusi makanan, tapi soal kesiapan sistem, karena itu pelaksanaannya dilakukan bertahap, dimulai dari kelompok paling rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, ucap Dinda.


Tahun ini, seluruh penerima manfaat di Pematang Siantar, ditargetkan sudah dapat menikmati MBG secara menyeluruh. 


Tantangannya bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga, memastikan kesiapan infrastruktur dapur, rantai pasok, serta standar mutu gizi, yang konsisten.


Di balik proses yang masih bertahap, MBG di Pematang Siantar, bukan hanya sekadar membagi makanan, melainkan membangun ekosistem layanan gizi, yang berkelanjutan dan dimulai dari kelompok paling rentan, lalu diperluas ke ruang-ruang belajar.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan