Tanggamus - Sinarberitaindonesia.Com.Dugaan Korupsi Ahmad Sabturia Kakon Pariaman Kec.gunung Alip mencuat kepermukaan, setelah team awak media pada sela 13/1/2026 pukul 17.00 Wib mendatangi warga Pekon Pariaman disebabkan ada keterangan warga terkait dugaan korupsi dana desa tahun 2022-2024.
Team awak media menelusuri item item terkait rehap / pembangunan rabat beton, pengadaan lampu tenaga Surya serta dana 3% dari dana desa terkait biaya tanggap darurat bencana serta item item lainnya yang terkait dengan dugaan korupsi.
item kegiatan DD tersebut yang dianggarkan pada tahun , 2022, 2023, 2024 sebagai berikut :
Th 2022
Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Rp 33.225.000
Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Rp 35.629.000
Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Rp 74.446.553
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan Rp 10.800.000
Pembuatan/Pemutakhiran Peta Wilayah dan Sosial Desa Rp 21.600.000
Penyusunan Dokumen Perencanaan Tata Ruang Desa Rp 10.304.000
Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa Rp 10.000.000
Tahun 2023 :
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 14.150.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 95.396.000
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan Rp 7.961.000
Pemeliharaan Jalan Usaha Tani Rp 119.146.000
Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa Rp 85.500.000
Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp 31.800.000
Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp 14.790.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 3.500.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 16.500.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 2.500.000
Tahun 2024 :
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 4.000.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 16.500.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 2.000.000
Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 20.882.272
Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 26.400.000
Pembuatan Rambu-rambu di Jalan Desa Rp 29.500.000
Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum, dll Rp 23.000.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 47.300.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 32.600.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 39.800.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 29.300.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 25.200.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani Rp 66.700.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang Rp 13.500.000
Pemeliharaan Gedung/Prasarana Balai Desa/Balai Kemasyarakatan Rp 15.000.000
Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 4.950.000
Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp 55.200.000
Dalam waktu dekat ini team awak media akan mengumpulkan bukti bukti pisik atas dugaan korupsi termasuk mengumpulkan keterangan warga, Serta akan berkoordinasi dengan salah satu pendamping Pekon yang ada ditanggamus untuk mengetahui rincian dana desa secara real.
sebelumnya Ahmad Sabturia kakon Pariaman sewaktu akan mengkonfirmasi lewat telpon berkali kali tidak ada jawaban di chat pun tidak dibalas, tapi sinyal dalam keadaan aktif, awak media telah memperkenalkan nama media dan ucapkan salam dalam chat tidak ada respon, timbul kecurigaan jangan jangan sang kakon beragama non muslim karena salam pun tak ada balasan, sewaktu
awak media menanyakan kepada kepala Pekon Banjar agung khupron yang mengaku teman akrab kakon Pariaman, ia menjelaskan kakon Pariaman itu dari Palembang ia bukan beragama lain tetapi ia beragama Islam terang Khupron, sampai berita ini ditayangkan Ahmad Sabturia kakon Pariaman belum bisa dihubungi
( Ikbal )
.png)
