Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Anton Sebut Simalungun Butuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan di Hari Terakhir Rakernis APKASI

Redaksi 1Detik
Jumat, 23 Januari 2026
Last Updated 2026-01-23T09:03:58Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Simalungun, 1detik.asia-

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menegaskan posisi Pemerintah Kabupaten sebagai garda terdepan, pelayanan publik dan pembangunan daerah saat mengikuti hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Tahun 2026 di, Kota Batam Selasa 20/1/2026.


Rakernas hari kedua menjadi forum strategis nasional dengan menghadirkan tiga menteri, Kabinet Indonesia Maju serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). 


Sejumlah isu krusial dibahas, mulai dari penguatan aparatur sipil negara, pembangunan desa, hingga kebijakan strategis nasional yang berdampak, langsung ke daerah.


Agenda diawali Forum Dialog IV bertema Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN, Kabupaten yang disampaikan Kepala BKN, Prof Zudan Arif Fakrullah. 


Dalam forum ini dibahas pentingnya harmonisasi kebijakan kepegawaian, penataan formasi ASN, serta percepatan digitalisasi layanan, guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme aparatur di daerah.


INFO :

Baca.


Bupati Anton Achmad saragih, Hadiri Rakernas XVII APKASI di Batam, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah.


Forum Dialog V, kemudian menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dengan fokus pembahasan optimalisasi dana desa, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta percepatan pembangunan kawasan perdesaan dan daerah tertinggal.


Sementara itu, Forum Dialog VI bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf membahas arah kebijakan program strategis nasional, khususnya pelaksanaan Sekolah Rakyat, dan program bantuan sosial di daerah.


Isu tata kelola pemerintahan daerah turut mengemuka dalam Forum Dialog VII, yang membahas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD, serta arah revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah.


Rangkaian Rakernas XVII APKASI, ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang sebelumnya meluncurkan buku '25 Praktek Terbalik Pemerintah Kabupaten,' sebagai refleksi penguatan tata kelola, pemerintahan kabupaten.


INFO :

Baca.


Anton Achmad Saragih, Resmi Jabat Ketua APKASI 2025–2030.


Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Anton menegaskan Rakernas APKASI merupakan forum penting bagi pemerintah kabupaten untuk menyuarakan kebutuhan dan kepentingan daerah secara langsung kepada pemerintah pusat.


Menurutnya, Kabupaten Simalungun sangat membutuhkan program Sekolah Rakyat guna memperluas akses pendidikan, bagi anak-anak, dari keluarga kurang mampu. 


Pemkab Simalungun, telah menyiapkan lahan untuk mendukung realisasi Sekolah Rakyat, ini menjadi langkah konkret dalam pemerataan pendidikan tersebut, katanya.


Selain pendidikan, Anton Achmad Saragih, menambahkan penguatan ASN, optimalisasi dana desa, serta keberlanjutan otonomi daerah menjadi, isu strategis, yang terus diperjuangkan Pemkab Simalungun.


Rakernas XVII APKASI tahun 2026 resmi berakhir Selasa malam, dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis guna memperkuat peran pemerintah kabupaten dalam mendukung pembangunan nasional, yang inklusif dan berkelanjutan.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan