Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Pencurian Sapi Kembali Terjadi, Warga Geram "Jangan Hanya Bekerja di Atas Kertas”

Ray
Senin, 24 November 2025
Last Updated 2025-11-24T13:20:18Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

1detik.info-LUMAJANG, 24 November 2025 – Kasus dugaan pencurian sapi kembali terjadi di Kabupaten Lumajang. Kali ini menimpa Sri Astutik, warga Dusun Karangtengah, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso. Ia resmi melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lumajang dengan nomor laporan LP/MP338/XI/2025/SPKT/POLRES LUMAJANG pada Senin (24/11/2025) dini hari.


Menurut laporan, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.18 WIB. Saksi bernama Naila, yang tinggal di dekat rumah pelapor, mengaku mendengar suara sapi dan segera mengecek ke kandang. Di lokasi, ia menemukan tali tampar yang sudah putus serta satu sandal yang tercecer, diduga milik pelaku. Jejak terakhir menunjukkan bahwa sapi itu diambil oleh beberapa orang tak dikenal.


Tetangga pelapor, Paena, juga melihat sebuah mobil Avanza terparkir di dekat kandang sebelum kejadian. Bahkan, ia menyaksikan enam orang keluar dari mobil tersebut. Namun Paena mengaku tidak mengetahui apakah para pelaku sempat mengangkut sapi itu ke dalam kendaraan tersebut.


Adapun ciri-ciri sapi milik Sri Astutik adalah berwarna merah limosin, tidak bertanduk, berjenis kelamin jantan, dan berusia sekitar dua tahun.


Kasus pencurian hewan ternak seperti ini bukanlah pertama kalinya terjadi di wilayah Ranuyoso dan sekitarnya. Masyarakat pun semakin gelisah lantaran aksi kejahatan tersebut dilakukan secara terorganisir, bahkan pada jam-jam rawan ketika warga sedang beristirahat.


Warga berharap Polres Lumajang bergerak cepat dan benar-benar menunjukan kinerja yang tegas, profesional, dan transparan dalam mengungkap kasus ini. Harapan masyarakat sederhana: para pelaku segera tertangkap, dan keamanan ternak, yang menjadi sumber penghidupan banyak warga—kembali terjamin.


Mengingat laporan sudah diterima secara resmi, publik kini menunggu langkah konkrit aparat kepolisian. Apakah Polres Lumajang mampu menjawab keresahan warga dan mengembalikan rasa aman di wilayah pedesaan?


Waktu akan membuktikan. Namun masyarakat menegaskan satu pesan: penegakan hukum harus hadir nyata, bukan sekadar formalitas laporan.


Tim-Redaksi

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan