Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Mantan Presiden RI Ke-7 Jokowi Dodo Akan Istirahat sampai 2027, Dokter Tifa: Klaimnya hanya Alergi.

detikNews jakarta
Senin, 17 November 2025
Last Updated 2025-11-17T16:24:37Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?
JAKARTA - 1detik.asia ,"Dokter Tifa,yang juga pegiat media sosial menyoroti kondisi kesehatan mantan Presiden RI ke-7 , Joko Widodo (Jokowi) yang selalu mangkir dalam pemeriksaan terkait kasus dugaan ijazah palsu.

Mantan presiden RI Ke-7 Jokowi Dodo selalu beralasan tidak dapat hadir karean tengah sakit atau masih dalam pemulihan kesehatan.

Terkini, pihak Jokowi menyatakan Jokowi tidak bisa diganggu gugat selama dua tahun ke depan, tepatnya tahun 2027.
Jokowi dinyatakan akan beristirahat total atas penyakit alergi yang dideritanya.

Ayah dari wakil presiden RI Gibran Rskabuming Raka "Jokowi mau istirahat total untuk memulihkan kesehatannya sampai tahun 2027? Bukankah kita melihat makin hari makin sakit bukannya makin sehat?" tulis Dokter Tifa di platform x atau twitter pada Minggu (16/11/2025).

"Jadi apa yang diharapkan dari sekarang sampai tahun 2027? Tiba-tiba abrakadabra sehat, gitu?" tanyanya.
Dalam postingannya, Dokter Tifa menilai upaya pengobatan yang dilakukan Jokowi belum terlihat optimal. 

Dirinya kembali menegaskan Jokowi bukan sakit karena alergi, melainkan autoimun yang mematikan.

Sehingga Jokowi harus diobati secara optimal.
Sepertinya ikhtiar berobat juga ngga serius-serius amat dikerjain. Padahal autoimun penyakit super serius dan mematikan. Padahal klaimnya hanya alergi. Alergi? Alergi pengadilan?" ujarnya.

Terkait rencana Jokowi yang berencana akan beristirahat selama 2 tahun, Dokter Tifa meminta agar Jokowi harus menghadapinya secara adil.
Jokowi dimintanya hadir dalam persidangan di pengadilan, bukan kembali mangkir karena kesehatan tapi hadir di sejulah agenda politik.

"Ayolah Bro, mari kita bertarung secara fair. Jangan dikit-dikit absen masalah kesehatan, dikit-dikit mangkir sakit," ungkap Dokter Tifa.

"Reuni nongol. PSI muncul. Giliran ijazah kabur. Giliran pengadilan sakit," bebernya.

Terkait hal tersebut, Dokter Tifa menyerukan agar Jokowi lebih serius menjalani perawatan kesehatan serta tetap memenuhi proses hukum akan bergulir di meja hijau. 

Baru -baru ini @DokterTifa menulis di akun x miliknya. 1detik.asia mengutip.

 Tifa menuliskan, "3 PERNYATAAN PERS dr. TIFA, Refleksi hari ke-5 pasca pemeriksaan dan catatan pasca Wajib Lapor hari ke-1.

JOKOWI SUDAH SELESAI

Bismillahirrahmanirrahiim.

1. Dari perspektif akademik, penelitian saya mengenai dinamika persepsi publik terkait ijazah dan perilaku politik Jokowi telah selesai dan sudah dituangkan secara utuh dalam buku Jokowi's White Paper (JWP). Dengan demikian, bagi saya isu ini telah mencapai terminal akademiknya. Apa yang dipaparkan dalam buku itu merupakan rangkuman analisis ilmiah, bukan sebuah kampanye politik ataupun tindakan hukum. Ini murni kajian akademis yang berdiri di atas metodologi keilmuan.

2. Saya menegaskan bahwa seluruh kegiatan saya dalam isu ini adalah bagian dari proses intelektual: pengumpulan data, pembacaan perilaku, analisis sosial, dan interpretasi ilmiah dalam ranah Ilmu Epidemiologi Perilaku & Neuropolitika. Meski perdebatan publik kadang bergeser ke ranah politik atau hukum, posisi saya sejak awal tetap sama: ini adalah peristiwa akademik, bukan peristiwa politik. Karena penelitiannya telah selesai, maka tidak relevan lagi jika ada upaya untuk menyeret aktivitas ilmiah ini menjadi masalah hukum. 

3. Dengan selesainya kerja penelitian tersebut, saya memandang bahwa langkah-langkah hukum yang menetapkan saya dan rekan-rekan sebagai tersangka tidak memiliki dasar objektifnya. Penelitian akademik bukanlah tindak pidana, dan tidak dapat diperlakukan sebagai delik. Oleh sebab itu, saya meminta secara tegas namun elegan agar proses hukum terhadap kami dihentikan. Biarkan ruang akademik bekerja sebagaimana mestinya, tanpa tekanan dan tanpa kriminalisasi terhadap upaya pencarian kebenaran ilmiah.

Hasbunallah wa nikmal wakil, nikmal maula wa nikman nashir.
Laa haula wa laa quwwata ila billah, "Tulis Dokter Tifa
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan