Tanjungbalai, 1detik.asia - Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Tanjungbalai Himbau kepada seluruh nelayan agar tidak melaut sementara waktu. Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang ditandai angin kencang serta gelombang tinggi di wilayah perairan Selat Malaka dan sekitarnya.
Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Tanjungbalai, Binanana, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan prakiraan cuaca dari BMKG, gelombang laut saat ini berada pada kategori tinggi dan berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi keselamatan para nelayan, khususnya yang menggunakan kapal berukuran kecil dan sedang.
“Kami menghimbau seluruh nelayan untuk menunda aktivitas melaut sementara waktu. Cuaca saat ini sangat tidak bersahabat dan membahayakan keselamatan,” ujarnya. Rabu (26/11/2025).
Selain itu, pihak dinas juga meminta para pemilik kapal untuk memastikan seluruh peralatan keselamatan siap digunakan ketika kondisi sudah kembali normal. Para nelayan juga diharapkan memantau informasi cuaca terkini dari BMKG maupun instansi terkait sebelum kembali melakukan aktivitas di laut.
Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Tanjungbalai menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak BMKG, Basarnas, dan instansi lainnya untuk memantau perkembangan situasi.
“Masyarakat pesisir diminta untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk kemungkinan banjir rob di beberapa titik di Sumatera Utara,” kata Binanana.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh nelayan dapat mengutamakan keselamatan diri dan keluarga hingga kondisi cuaca kembali normal dan dinyatakan aman untuk melaut.
.png)

