Suasana sangat meriah sejak pagi ketika ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan berdatangan memenuhi ruang kegiatan untuk mengikuti Lomba Tari Kreasi Nusantara Piala Wali Kota Jakarta Timur,pada Sabtu (15/11/2025).
Lomba Tari Kreasi Nusantara (LTKN) yang digagas oleh GM 101 Urban pemuda Bpk Ramdani Prasetyo tersebut kembali digelar dua kali dalam setahun pada Oktober dan November sebagai upaya menjaga keberlanjutan ruang ekspresi seni bagi pelajar.
Pada tahun ini, penyelenggara mencatat 80 penampilan dengan total 174 penari, menjadikannya salah satu kegiatan seni pelajar dengan partisipasi terbesar di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) Program tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Jakarta Timur, Hotel 101 Urban pemuda dan Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur (Jaktim) .
Kolaborasi untuk Pendidikan Karakter
H. Syamsul Bahri sebagai Ketua Umum FKKS Jakarta Timur, membuka acara dengan menekankan pentingnya kemitraan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membangun karakter siswa.
Ia mengatakan, "melalui seni, anak-anak belajar disiplin, kerja sama, dan keberanian tampil. Ini bagian dari pendidikan karakter yang tidak bisa dipisahkan dari dunia sekolah.
Selanjutnya rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, pengenalan dewan juri, serta penjelasan teknis penilaian sebelum kategori perlombaan dibuka.
Wakil Wali Kota: Seni sebagai Penyeimbang
Di pertengahan acara, kegiatan dihentikan sejenak untuk menyambut kedatangan Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, S.Sos. M.Si. ,"Para peserta berdiri menyambut, wakil walikota disusul lagu Indonesia Raya dan Mars Pelajar Pancasila.
Kusmanto menegaskan bahwa seni memiliki peran penting dalam mengimbangi perkembangan akademik anak,"tuturnya.
Ia mengatakan, "Informasi yang terbuka lebar hari ini tidak semuanya baik untuk anak. Ada risiko depresi, tekanan sosial, dan pengaruh negatif yang datang tanpa disadari. Seni adalah ruang aman bagi mereka untuk tumbuh secara sehat.
Kusmanto juga mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua di tengah arus teknologi yang cepat.
Kusmanto mengatakan,"Anak itu ibarat kertas putih. Coretan sekecil apa pun bisa menghambat tumbuh kembang dan rasa percaya diri mereka. Pendampingan orang tua adalah benteng utama.
Kusmanto juga menyinggung soal Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai bentuk dukungan Pemerintah DKI terhadap pendidikan siswa, namun mengingatkan bahwa fasilitas tersebut dapat dicabut bila siswa terlibat pelanggaran berat seperti tawuran, "lanjutnya.Wakil Wali Kota membuka peluang bagi peserta berbakat untuk tampil di tingkat kecamatan maupun di kantor Wali Kota sebagai bentuk apresiasi lanjutan.
"Dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Tari Kreasi Nusantara Piala Wali Kota Jakarta Timur resmi dibuka," Tuturnya mengesahkan dimulainya perlombaan.
Setelah pembukaan, Kusmanto menyapa peserta dan berfoto bersama sebelum memberikan keterangan singkat kepada media mengenai komitmen pemerintah menjaga kesinambungan kegiatan seni pelajar.
GM 101 urban pemuda Rawamangun Ramdani Prasetya ia juga panitia penyelenggara, berharap kegiatan seni seperti ini tidak hanya menjaga keberlanjutan tradisi, tetapi juga memperkuat karakter dan kepercayaan diri generasi muda.
.png)
