Jakarta — Dalam dunia pengamanan, seorang Danru sering kali menjadi orang pertama yang dicari ketika terjadi persoalan. Ada masalah di lapangan, Danru dipanggil. Ada anggota melakukan kesalahan, Danru dimintai pertanggungjawaban. Ada kejadian yang membutuhkan keputusan cepat, kembali Danru yang harus berada di depan.
Itulah konsekuensi menjadi seorang Komandan Regu.
Namun, ada satu hal yang terkadang dilupakan: Danru bukan satu-satunya orang yang bertanggung jawab terhadap keamanan.
Sebuah regu security dibangun bukan hanya dengan seorang Danru, tetapi juga Wadanru dan seluruh anggota yang memiliki tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Ketika Danru sedang menangani satu permasalahan, di situlah peran Wadanru dibutuhkan. Wadanru harus mampu menjadi perpanjangan tangan Danru, mengawasi anggota, mengendalikan situasi, serta mengambil langkah awal sesuai kewenangan dan SOP.
Begitu juga dengan anggota.
Jangan sampai setiap kali muncul persoalan, yang terdengar justru, “Tunggu Danru saja.”
Kalimat tersebut mungkin terdengar sederhana, tetapi jika menjadi kebiasaan, itu menunjukkan bahwa rasa tanggung jawab dalam sebuah tim belum tumbuh dengan baik.
Seorang security profesional tidak harus selalu menunggu perintah. Ketika melihat sesuatu yang berpotensi menjadi masalah, lakukan tindakan pencegahan sesuai SOP. Ketika menemukan kejadian, segera laporkan. Ketika membutuhkan bantuan, segera koordinasikan.
Berani bertindak bukan berarti bertindak sembarangan. Berani bertindak berarti mampu mengambil langkah yang tepat sesuai aturan dan kewenangan.
Begitu pula dengan pengalaman.
Menjadi security yang sudah lama bertugas bukan berarti otomatis lebih baik daripada security yang baru bergabung. Pengalaman memang penting, tetapi pengalaman harus dibarengi dengan disiplin, kemauan belajar, sikap bertanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.
Sebaliknya, anggota yang masih baru jangan merasa rendah diri hanya karena belum memiliki banyak pengalaman. Selama mau belajar, disiplin, mendengarkan arahan, dan memiliki kemauan untuk berkembang, kemampuan tersebut akan terbentuk seiring waktu.
Pada akhirnya, security bukan tentang siapa yang paling lama bekerja, siapa yang paling senior, atau siapa yang paling sering menyelesaikan masalah.
Security adalah tentang siapa yang mau bertanggung jawab ketika dibutuhkan.
Danru yang hebat bukan Danru yang setiap hari turun tangan menyelesaikan semua persoalan sendirian.
Danru yang hebat adalah Danru yang mampu membentuk tim yang solid, sehingga ketika dirinya sedang menangani satu masalah, Wadanru dan anggota tetap mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Karena keberhasilan pengamanan tidak ditentukan oleh satu orang.
Danru adalah pengendali. Wadanru adalah penguat. Anggota adalah ujung tombak. Dan semuanya adalah satu tim.
Jangan menunggu masalah besar baru menunjukkan kepedulian.
Jangan menunggu Danru datang baru bergerak.
Jangan menunggu ditegur baru menjalankan tanggung jawab.
Jadilah security yang melihat, peduli, bertindak sesuai SOP, melaporkan, dan bertanggung jawab.
Sebab dalam dunia pengamanan, satu orang mungkin bisa menyelesaikan satu masalah.
Tetapi tim yang solid mampu mencegah banyak masalah sebelum masalah itu terjadi.
Salam untuk seluruh rekan-rekan security dan satpam di mana pun bertugas. Tetap disiplin, tetap profesional, jaga kekompakan, dan jangan pernah berhenti belajar.

.png)
