Pematangsiantar,1detik.asia-
Pemerintah Kota (Pemkot) Pematang Siantar, akan kembali lagi, melakukan komunikasi terkait rencana relokasi dan penataan pedagang kaki lima (PKL) tersebut, relokasi terhadap para pedagang merupakan bagian dari upaya menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, dan nyaman, dan tetap perhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Rapat lanjutan yang akan dijadwalkan ulang akan menjadi forum untuk mengevaluasi sekaligus mematangkan sejumlah opsi penataan PKL tersebut, termasuk lokasi relokasi, mekanisme penempatan para pedagang, serta berbagai aspek pendukung lainnya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Pematang Siantar, Herbet Aruan, mengatakan hingga kini belum ada tindak lanjutan, soal relokasi PKL di seputaran Lapangan H. Adam Malik dan Lapangan Merdeke, ke Jalan Perintis Kemerdekaan.
Belum ada hasil tindak lanjutnya, kemarin kita undang rapat hanya dua orang pedagang yang hadir, jadi apa yang mau kita rapatkan, ini kita jadwalkan ulang lagi untuk rapat lanjutan, ujarnya, Selasa 15/9/2026.
Pemkot Pematang Siantar, matangkan penataan 50 pedagang (PKL), di Lapangan H. Adam Malik, dan
Herbet mengatakan, pada rapat sebelumnya di kantor Satpol PP, para Pedagang, yang berada di depan kantor DPRD, Kota Pematang Siantar, meminta menetap dan tidak dilakukan relokasi.
Rapat kemarin mereka minta tidak direlokasi yang di depan Kantor DPRD,, kalau pun direlokasi, mereka minta luas lapak itu, empat meter.
Hal inilah, yang tidak disepakati, kan ada juga pedagang ( PKL) lainnya, yang akan ditempatkan,
di lokasi baru, ucapnya.
Karena tidak adanya kesepakatan antara Pemkot Pematang Siantar, dengan para pedagang (PKL),di seputaran Lapangan H. Adam Malik dan Lapangan Merdeka, maka akan dilakukan rapat lanjutan, untuk dapatkan kesepatan relokasi tersebut.
Sebelumnya ratusan masyarakat tergabung dalam Ikatan Pedagang Kaki Lima Kota Pematang Siantar, (IPAKSI), menyatakan penolakan terhadap rencana relokasi PKL tersebut, dari kawasan Adam Malik dan Lapangan Merdeka, depan ke Jalan Perintis Kemerdekaan.
DPRD Pematang Siantar, soroti rencana pemindahan 50 pedagang (PKL), Pemkot Pematang Siantar, diminta berlaku adil, dalam unjuk rasa di Balai Kota, Kantor Wali Kota Siantar, para PKL meminta Pemerintah Kota (Pwmko) Pematang Siantar, untuk membatalkan relokasi tersebut, sebelum ada kajian, hal ini diminta, lantaran menyangkut keberlangsungan usaha dan pendapatan para pedagang tersebut.
Sudah bertahun-tahun kami berjualan di sini, kalau memang, mau dipindahkan, harus mulai dari nol lagi, kami bukan menolak penataan, tetapi kami menolak relokasi tersebut, karena tidak ada kepastian ekonomi, ujar udin, salah satu seorang pedagang tersebut.
Para pedagang juga menilai, adanya pemindahan lokasi berjualan tersebut, dapat membuat mereka kehilangan pelanggan yang selama ini, yang telah dibangun, selama bertahun-tahun, lamanya.
IPAKSI juga, mempersoalkan rencana penempatan pedagang di Jalan Perintis, mereka menilai luas lapak tersebut, tata letak lokasi, serta rencana pemanfaatan trotoar dan kawasan Lapangan Adam Malik, perlu dikaji lebih lanjut.
(Donny)

.png)

