Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Bedah Buku Wanita Seribu Bintang, Hasyim Anwari Dorong Generasi Muda Terus Bertumbuh dan Berkarya

Aantoh
Minggu, 20 September 2026
Last Updated 2026-09-20T12:52:33Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

"Hasyim Anwari, penulis buku Wanita Seribu Bintang sekaligus kader DPD PGK Kabupaten OKU Timur"

Sumatera selatan,Oku Timur, 1Detik.Asia – Buku Wanita Seribu Bintang karya Hasyim Anwari, kader Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), bukan sekadar kumpulan kata yang tersusun dalam halaman demi halaman.


Buku tersebut menjadi sebuah perjalanan reflektif tentang perempuan, kehidupan, perjuangan, harapan, kehilangan, serta keberanian untuk terus melangkah meskipun jalan yang ditempuh tidak selalu mudah.


Dalam bedah buku tersebut, Hasyim mengajak pembaca melihat bahwa menjadi seseorang yang hebat tidak selalu harus diukur dari seberapa jauh seseorang melangkah atau seberapa cepat mencapai tujuan.


Seperti yang disampaikan Hasyim Anwari:
“Jangan terlalu terburu-buru menjadi seseorang yang hebat sampai lupa menjadi seseorang yang hidup.”
Menurut Hasyim, kehidupan bukan semata-mata tentang seberapa cepat seseorang sampai pada tujuan, tetapi juga tentang seberapa banyak makna yang ditemukan sepanjang perjalanan.


Melalui Wanita Seribu Bintang, pembaca diajak berhenti sejenak, membaca dengan hati, serta menemukan bagian-bagian yang mungkin terasa dekat dengan pengalaman kehidupan masing-masing.
“Tidak semua kata harus disukai, tidak semua halaman harus disepakati. Namun, selalu ada kemungkinan bahwa satu bagian kecil dari buku ini mampu membuat kita bercermin dan mengenali kembali diri sendiri,” ujar Hasyim.


Ia juga menitipkan pesan kepada para pembaca:
“Ambillah yang baik. Renungkan yang kurang.”
Menurutnya, sebuah buku tidak harus sempurna untuk menjadi berarti. Bahkan ketika terdapat sesuatu yang tidak ditemukan di dalamnya, hal tersebut justru dapat menjadi ruang bagi pembaca untuk menuliskan cerita mereka sendiri.


Pada akhirnya, buku bukan hanya milik penulis, tetapi juga menjadi milik setiap pembaca yang pernah menemukan dirinya di antara baris-baris tulisan.
“Setelah buku ini selesai, saya sadar satu hal: sebuah buku tidak pernah benar-benar selesai ketika penulis menutup halaman terakhirnya. Ia baru benar-benar hidup ketika seseorang membaca, merasakannya, kemudian membawa pulang sebagian kecil dari kata-kata itu ke dalam kehidupannya,” ungkap Hasyim.


Ia pun menggambarkan buku Wanita Seribu Bintang sebagai sebuah jejak perjalanan melalui kata-kata.
“Ia adalah jejak dari seseorang yang pernah tersesat, lalu mencoba menemukan jalan pulang melalui kata-kata.”

Harapan untuk PGK dan Generasi Muda

Sebagai kader DPD PGK Kabupaten OKU Timur, Hasyim juga menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan organisasi dan regenerasi generasi muda.

“Saya berharap PGK ke depan terus konsisten menjadi wadah inklusif bagi generasi muda untuk bertumbuh. Semoga seluruh elemen organisasi, baik pengurus pusat, pengurus wilayah hingga daerah, selalu bersinergi dalam mengawal proses regenerasi secara sehat,” ujarnya.


Menurut Hasyim, regenerasi perlu diarahkan untuk melahirkan kader yang tidak hanya loyal secara organisatoris, tetapi juga adaptif, kritis, serta memiliki kompetensi yang mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua DPD PGK Kabupaten OKU Timur, Hendrianto, menilai literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas generasi muda.


Menurut Hendrianto, literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang membangun cara berpikir kritis, memperluas wawasan, serta mendorong pemuda agar mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“DPD PGK OKU Timur akan selalu berupaya menjadi ruang bersama bagi kader dan pemuda untuk berdiskusi, belajar, berkarya, serta melahirkan gagasan-gagasan yang berdampak,” ujar Hendrianto.


Ia menambahkan, selain kegiatan literasi, berbagai agenda kepemudaan akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang aktif, kreatif, dan peduli terhadap kemajuan daerah.
Melalui semangat “Pemuda Bersatu, Bergerak, dan Berdampak”, DPD PGK Kabupaten OKU Timur berkomitmen menghadirkan ruang-ruang pembelajaran dan aktivitas kepemudaan yang terbuka serta produktif.
Semangat tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang berpengetahuan, kritis, kreatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah.(Aantoh)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan