Sukabumi – 1detik.asia
Milad ke-3 UKA Group tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan dan bertambahnya usia keluarga besar UKA Group. Kegiatan tersebut sekaligus dijadikan titik awal pembukaan kembali program pengajian rutin bulanan keluarga besar UKA Group, yang sebelumnya sempat tertunda.
Mengusung semangat kebersamaan dan penguatan nilai keagamaan, rangkaian Milad ke-3 UKA Group diisi dengan pembacaan doa, tasyakuran, serta pemaparan materi Toriqoh Ukawiyah sebagai konsep pembinaan spiritual yang diharapkan menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar UKA Group ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga besar UKA Group serta tim work UKA Group. Untuk momentum Milad ke-3 ini, kegiatan lebih diprioritaskan bagi internal keluarga besar UKA Group dan tidak mengundang relasi eksternal.
Pimpinan UKA Group, U. Kadarisman, mengatakan Milad ke-3 sengaja diarahkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus menyatukan visi dan misi seluruh keluarga besar UKA Group.
Menurutnya, program pengajian rutin bulanan merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk membangun kebersamaan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan duniawi, tetapi juga memiliki landasan spiritual.
“Milad ini bukan hanya acara ulang tahun. Kita ingin menjadikannya sebagai momentum untuk menyatukan keluarga, menyamakan visi dan memperkuat nilai-nilai yang menjadi pegangan kita bersama,” ujar U. Kadarisman.
Salah satu agenda utama dalam Milad ke-3 tersebut adalah pembukaan perdana program pengajian rutin bulanan keluarga besar UKA Group.
Program yang sebelumnya sempat tertunda tersebut kini kembali dihidupkan dengan konsep yang lebih terarah melalui Toriqoh Ukawiyah.
U. Kadarisman menjelaskan, secara bahasa toriqoh memiliki makna jalan, sedangkan Ukawiyah merujuk kepada UKA Group. Dengan demikian, Toriqoh Ukawiyah dimaknai sebagai jalan keluarga UKA Group untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Toriqoh itu secara bahasa berarti jalan, sedangkan Ukawiyah adalah Uka Group. Jadi Toriqoh Ukawiyah ini kita maknai sebagai jalan Uka Group untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar UKA Group juga mendapatkan pemaparan materi mengenai Toriqoh Ukawiyah, termasuk nilai-nilai yang menjadi dasar dan pedoman dalam menjalankan konsep tersebut.
Toriqoh Ukawiyah memiliki lima nilai utama, yakni istighfar, sholawat, sedekah, sabar dan syukur.
Kelima nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai materi dalam pengajian, tetapi dapat menjadi kebiasaan dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari seluruh keluarga besar UKA Group.
Istighfar menjadi pengingat untuk senantiasa melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Sholawat menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Sedekah menjadi wujud kepedulian dan kebermanfaatan kepada sesama.
Sementara sabar menjadi bekal dalam menghadapi proses dan berbagai tantangan kehidupan, sedangkan syukur menjadi landasan untuk menerima dan menghargai setiap nikmat yang diberikan Allah SWT.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita menyampaikan lima nilai itu, tetapi bagaimana istighfar, sholawat, sedekah, sabar dan syukur menjadi kebiasaan dalam kehidupan kita,” tutur U. Kadarisman.
Selain pemaparan materi Toriqoh Ukawiyah, kegiatan Milad ke-3 UKA Group juga diisi dengan pembacaan doa bersama dan tasyakuran.
Doa bersama menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan UKA Group hingga memasuki usia yang ketiga sekaligus memohon keberkahan, keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan ke depan.
Sementara tasyakuran menjadi ungkapan rasa syukur seluruh keluarga besar atas berbagai proses, kebersamaan dan capaian yang telah dilalui selama perjalanan UKA Group.
Suasana kekeluargaan semakin terasa karena kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar dan tim work UKA Group. Mereka berkumpul dalam satu momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah menghadapi perjalanan UKA Group berikutnya.
Selain agenda keagamaan, Milad ke-3 UKA Group juga menjadi ruang untuk membahas visi, misi dan semboyan keluarga besar UKA Group.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kegiatan Milad ke-3 lebih diarahkan untuk kalangan internal.
U. Kadarisman menegaskan, sebelum nilai-nilai dan arah perjalanan UKA Group diperkenalkan secara lebih luas, pihaknya ingin terlebih dahulu menyatukan pemahaman di lingkungan keluarga sendiri.
“Untuk saat ini kita prioritaskan keluarga kita dulu. Karena dalam Milad ini selain pembukaan pengajian, kita juga akan membahas visi, misi dan semboyan keluarga Uka Group. Jadi memang lebih tepat kalau dibicarakan terlebih dahulu dengan keluarga sendiri,” ungkapnya.
Menurutnya, penguatan internal menjadi fondasi penting agar seluruh keluarga besar dan tim work UKA Group memiliki pemahaman yang sama mengenai arah serta nilai yang ingin dibangun bersama.
Meski Milad ke-3 dan pembukaan perdana pengajian rutin bulanan dilaksanakan secara internal, U. Kadarisman membuka peluang agar program tersebut ke depan dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
“Ke depan, kalau pengajian rutin bulanan ini sudah berjalan, insyaallah konsepnya bisa lebih terbuka untuk umum. Jadi bukan hanya keluarga UKA Group yang mendapatkan manfaat, tetapi juga masyarakat luas,” katanya.
Dengan konsep tersebut, Milad ke-3 UKA Group diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru yang lebih kuat, bukan hanya dari sisi kebersamaan dan organisasi, tetapi juga dalam pembinaan spiritual.
Milad ke-3 menjadi momentum untuk bersyukur. Doa dan tasyakuran menjadi ungkapan kebersamaan. Pengajian bulanan menjadi langkah pembinaan. Toriqoh Ukawiyah menjadi jalan, sementara kebahagiaan dunia dan akhirat menjadi tujuan bersama keluarga besar UKA Group.
.png)



