Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Usai Pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II, 176 Peserta Digembleng Melalui Pembentukan Karakter

Iki Supratman
Selasa, 23 Juni 2026
Last Updated 2026-06-23T04:55:01Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Sukabumi – 1detik.asia

Usai mengikuti seremoni pembukaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun 2026, sebanyak 176 peserta langsung memasuki tahapan awal pelatihan berupa pembentukan karakter (Character Building) yang dilaksanakan di lingkungan UPTD pelatihan kerja di Kabupaten Sukabumi.


Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pelatihan vokasi yang bertujuan membentuk mental, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja peserta sebelum mereka memasuki pembelajaran teknis sesuai bidang kejuruan masing-masing. Seluruh peserta dari 10 jurusan pelatihan diwajibkan mengikuti pembekalan karakter sebagai pondasi utama dalam proses pengembangan kompetensi.


Sejak pagi, suasana pelatihan tampak penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai arahan dan pembinaan yang diberikan instruktur dengan tertib dan antusias. Kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, integritas, kerja sama tim, serta membangun pola pikir positif yang akan menjadi bekal selama mengikuti pelatihan maupun saat memasuki dunia kerja.


Salah seorang instruktur pembentukan karakter, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pembuka, melainkan bagian strategis dalam membentuk kesiapan peserta menjadi tenaga kerja yang profesional.




"Pembentukan karakter merupakan tahapan yang sangat penting dalam pelatihan vokasi. Sebelum mereka dibekali keterampilan teknis, peserta harus memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta mental yang kuat. Dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan orang yang memiliki kemampuan, tetapi juga mereka yang memiliki karakter dan etika kerja yang baik," ujarnya.


Menurutnya, banyak perusahaan saat ini menjadikan kedisiplinan dan sikap kerja sebagai salah satu indikator utama dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Oleh karena itu, pembentukan karakter menjadi langkah awal untuk membiasakan peserta menjalani budaya kerja yang profesional.


Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya manajemen waktu, kepatuhan terhadap aturan, komunikasi efektif, kerja sama tim, hingga penguatan mental dalam menghadapi tantangan dan tekanan di lingkungan kerja. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas kelompok yang bertujuan meningkatkan kekompakan, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi.


"Kami ingin membentuk kebiasaan positif sejak hari pertama. Mulai dari datang tepat waktu, mengikuti aturan, menghargai sesama peserta, hingga memiliki komitmen untuk menyelesaikan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Hal-hal sederhana seperti ini akan sangat berpengaruh ketika mereka terjun ke dunia kerja," tambahnya.




Kegiatan pembentukan karakter juga menjadi sarana untuk menanamkan semangat belajar dan motivasi kepada para peserta agar mampu memanfaatkan kesempatan pelatihan secara maksimal. Dengan jumlah peserta yang cukup besar, instruktur menekankan pentingnya membangun solidaritas dan saling mendukung selama proses pelatihan berlangsung.


Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan. Interaksi yang terjalin antara instruktur dan peserta menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan penuh semangat. Tidak sedikit peserta yang mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya karakter dan sikap kerja dalam menunjang kesuksesan karier.


Pelaksanaan pembentukan karakter ini menjadi bukti bahwa pelatihan vokasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis semata, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang utuh. Kombinasi antara kompetensi dan karakter dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing di tengah perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.


Melalui tahapan ini, diharapkan seluruh peserta mampu membangun disiplin diri, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. Dengan bekal tersebut, para peserta tidak hanya siap mengikuti proses pelatihan hingga tuntas, tetapi juga siap menjadi tenaga kerja yang profesional, produktif, dan berdaya saing tinggi ketika memasuki dunia usaha dan dunia industri.


Pembentukan karakter yang dilaksanakan setelah seremoni pembukaan ini sekaligus menandai dimulainya proses penggemblengan para peserta menuju sumber daya manusia yang unggul, siap kerja, dan mampu menjadi bagian dari pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan