Palembang – Proyek pembangunan kolam retensi di RSUD Siti Fatimah Sumatera Selatan dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat sekitar. Pembangunan tersebut kini mulai menunjukkan hasil yang dirasakan langsung oleh warga.
Forum Cakar Sriwijaya Sumsel menyatakan dukungan penuh terhadap proyek tersebut. Mereka menilai pembangunan kolam retensi ini bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Tokoh masyarakat, Abah Ucin, turut memberikan apresiasi atas realisasi proyek tersebut. Ia menilai langkah pemerintah sudah tepat dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
“Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk masyarakat. Apa yang dulu menjadi keluhan, kini sudah mulai terjawab. Kami sangat mengapresiasi upaya ini,” ujar Abah Ucin.
Menurut Forum Cakar Sriwijaya Sumsel, pembangunan kolam retensi ini menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan air dan dampaknya bagi pemukiman warga sekitar.
Mereka juga mengapresiasi keseriusan pemerintah dalam merealisasikan tuntutan masyarakat yang selama ini disampaikan melalui berbagai jalur komunikasi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memahami bahwa apabila terdapat genangan air di beberapa titik selama proses pengerjaan, hal tersebut merupakan kondisi yang wajar. Genangan tersebut terjadi sebagai bagian dari aktivitas penggalian dan tahapan teknis pembangunan yang sedang berlangsung.
“Jika ada aliran air yang tergenang sementara, itu adalah bagian dari proses pekerjaan. Kami harap masyarakat dapat menyikapi dengan bijak karena ini demi hasil yang lebih baik ke depan,” jelas perwakilan Forum Cakar Sriwijaya Sumsel.
Namun demikian, di tengah dukungan luas masyarakat, masih terdapat segelintir oknum yang mengatasnamakan lembaga masyarakat dan mengklaim berbicara atas nama warga. Padahal, tidak semua pernyataan tersebut mencerminkan kondisi dan aspirasi masyarakat secara keseluruhan.
“Kami mengimbau agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi dengan membawa nama masyarakat untuk kepentingan tertentu. Mari kita dukung bersama program pemerintah yang jelas-jelas memberikan manfaat,” tegasnya.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin harmonis serta pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan bersama.
Forum Cakar Sriwijaya Sumsel pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung keberlanjutan pembangunan demi kemajuan daerah Sumatera Selatan.
.png)

