Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

DKP Kabupaten Sukabumi Perkuat Edukasi Keamanan Pangan Segar, Masyarakat Diminta Lebih Teliti Memilih Konsumsi

Iki Supratman
Senin, 11 Mei 2026
Last Updated 2026-05-11T02:19:03Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

 


Sukabumi - 1detik.asia

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keamanan pangan segar sebagai langkah menjaga kesehatan keluarga sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit akibat pangan yang tidak layak konsumsi. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, penyebaran informasi edukatif di media sosial, hingga kampanye pola konsumsi pangan aman dan sehat yang kini semakin digencarkan di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Gatot Sugiharto, mengatakan keamanan pangan menjadi perhatian penting pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, bahan pangan segar seperti sayuran, buah-buahan, daging, dan ikan harus dipastikan berada dalam kondisi segar, bersih, serta bebas dari kontaminasi bahan kimia berbahaya, mikroba, maupun parasit yang dapat membahayakan kesehatan.


“Keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran bersama. Masyarakat harus mulai lebih teliti dalam memilih bahan pangan yang dikonsumsi setiap hari,” ujar Gatot Sugiharto.


DKP Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penggunaan pestisida berlebihan pada tanaman hortikultura. Selain itu, masyarakat dianjurkan mencuci bahan pangan menggunakan air mengalir sebelum diolah maupun dikonsumsi. Kebiasaan sederhana seperti mencuci bahan pangan dengan benar dan menyimpan makanan pada suhu yang tepat dinilai dapat mengurangi risiko kontaminasi bakteri maupun pertumbuhan mikroba berbahaya.


Dalam edukasi yang disampaikan kepada masyarakat, DKP turut menekankan pentingnya penyimpanan bahan pangan segar secara tepat, terutama untuk produk yang mudah rusak seperti sayuran hijau, daging, ikan, dan susu. Penyimpanan pada suhu yang sesuai dianggap penting untuk menjaga kualitas, kesegaran, dan kandungan gizi pangan agar tetap aman dikonsumsi oleh masyarakat.


Gatot menambahkan bahwa pola konsumsi masyarakat saat ini harus mulai diarahkan pada pangan yang tidak hanya tersedia, tetapi juga aman, bergizi, beragam, dan sehat. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, melainkan bagaimana pangan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.


Selain aspek kesehatan, DKP Kabupaten Sukabumi juga mengangkat nilai spiritual dalam edukasi keamanan pangan. Dalam materi sosialisasi turut disampaikan pesan keagamaan melalui kutipan Surat Al-Baqarah ayat 172 yang mengajak umat Islam mengonsumsi makanan yang baik dan halal serta mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT.


DKP menilai edukasi keamanan pangan harus dimulai dari lingkungan keluarga karena rumah tangga memiliki peran penting dalam membangun pola konsumsi sehat sejak dini. Oleh sebab itu, DKP Kabupaten Sukabumi terus mendorong keterlibatan seluruh pihak mulai dari petani, pelaku usaha pangan, pedagang pasar, hingga masyarakat umum agar bersama-sama menjaga kualitas produk pangan yang beredar di pasaran.


“Dengan keamanan pangan yang terjaga, kami berharap masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat hidup lebih sehat, produktif, dan mampu menciptakan generasi yang berkualitas di masa mendatang,” pungkas Gatot Sugiharto.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan