Pematangsiantar, 1detik.asia-
Dari pantauan http ://media1detik.Asia dan pemberitaan lain, rangkaian acara puncak 24 April 2026 ini, dipusatkan di inti kota dengan " Karnaval Pesta Rakyat / Gerak Jalan Pawai, bersama, Anak Sekolah SMA, Memainkan Drum Band, Unit Petugas Damkar STTC.
Suasana pusat Kota Pematang Siantar mendadak berubah menjadi lautan manusia, Jumat 24/4/2026.
Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru kota memadati sepanjang Jalan Merdeka untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Budaya dalam rangka perayaan HUT Kota Pematang Siantar ke-155.
Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat, meski terik matahari menyengat, hal itu tidak menyurutkan semangat ribuan warga, yang ingin menyaksikan berbagai atraksi seni, pawai budaya, hingga kendaraan hias yang menampilkan kekayaan kearifan lokal Kota Pematang Siantar.
Kemeriahan karnaval tahun ini, dinilai menjadi salah satu, yang paling berkesan, tidak hanya dari sisi estetika pawai aja, tetapi juga dampak positif,
yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Suasana pusat Kota Pematang Siantar mendadak berubah, menjadi lautan manusia, Jumat 24/4/2026.
Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru kota memadati sepanjang Jalan Merdeka dan jalan sutomo, untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Budaya dalam rangka perayaan HUT Kota Pematang Siantar ke-155.
Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat. Meski terik matahari menyengat, hal itu tidak menyurutkan semangat ribuan warga yang ingin menyaksikan berbagai atraksi seni, pawai budaya, hingga kendaraan hias, yang menampilkan kekayaan kearifan lokal Kota Pematang Siantar.
Kemeriahan karnaval tahun ini, dinilai menjadi salah satu yang paling berkesan.
Tidak hanya dari sisi estetika pawai, tetapi juga dampak positif, yang dirasakan langsung oleh masyarakat tersebut.
INFO :
Baca.
HUT ke-155 Pematang Siantar, STTC Dinilai Jadi Pilar Ekonomi, dan Pendukung memeriahkan Kota Siantar.
Tuti (24), seorang karyawan swasta di kawasan Jalan Merdeka, mengaku sangat terhibur sekali hatinya, adanya acara karnaval hari Ulang Tahun, jadi Pematang Siantar 155, dengan rangkaian acara tersebut.
Senang sekali melihat Siantar semeriah ini, sudah seharusnya perayaan HUT 155 kota Pematang Siantar, dibuat seperti ini, supaya warga merasa bangga dan senang.
Kerja jadi lebih semangat, setelah melihat pawai yang kreatif tadi, ujarnya sambil mengabadikan momen dengan kamera ponselnya, ke pawai tersebut.
Senada dengan ibu yani, yang berjualan di sekitar rute karnaval, juga merasakan dampak ekonomi yang, signifikan, jujur hari ini, dagangan saya habis terjual, dalam hitungan waktu singkat.
Acara seperti ini, sangat membantu kami para pedagang kecil, semoga kegiatan ini, bisa lebih sering diadakan, karena sangat mendongkrak omzet, ujar ibu Yani (42), pedagang makanan ringan di tepi jalan, tersebut.
Dampak acara:
Jalan Merdeka & Jalan Sutomo ditutup 4 jam, pukul 14.00–18.00 WIB, untuk kelancaran karnaval, arus dialihkan via Jalan S Parman, Jalan Sangnaualuh Damanik, Jalan MH Sitorus, dll. Angkutan umum di sekitar Pasar Horas, juga diminta tidak masuk halte dulu.
Penutupan jalan ini, sempat dikritik BAKUMKU, karena dampak ke UMKM dan pedagang harian di pusat kota Pematang Siantar.
(Donny)
.png)

