Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Jumat Agung di Pematang Siantar, Ribuan Umat Menangis saat Jalan Salib

Redaksi 1Detik
Selasa, 07 April 2026
Last Updated 2026-04-07T07:23:17Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Pematangsiantar, 1detik.asia-

Pantauan Awak Mediaonline, Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti jantung Kota Pematang Siantar, pada peringatan, HariJumat Agung, tahun ini. 


Ribuan umat Katolik memadati sepanjang Jalan Merdeka, tepat di depan Balai Kota, untuk menyaksikan visualisasi penderitaan Yesus Kristus dalam ibadah Jalan Salib.


Isak tangis pecah, di tengah kerumunan saat adegan penyaliban diperagakan, tragedi kematian Yesus Kristus, yang dibawakan dengan penuh penghayatan ini, berhasil menyentuh sisi terdalam batin setiap jemaat, yang hadir.


Sekitar 1.400 jemaat, dari berbagai paroki tumpah ruah mengikuti prosesi ini, puncak kesedihan massa terjadi, saat pemeran Yesus kristus, mulai dipaku di kayu salib. 


Di bawah terik matahari, yang seolah ikut berduka, jemaat tampak menundukkan kepala, sebagian besar tak kuasa menahan air mata, untuk  melihat pengorbanan yang digambarkan begitu nyata.


Melihat Yesus kristus, disiksa dan disalibkan tadi, hati saya hancur, ini bukan sekadar tontonan, tetapi pengingat betapa besarnya dosa kita, dan betapa luar biasa kasih-Nya, ujar Samuel, salah satu warga yang hadir, dengan mata berkaca-kaca.


Visualisasi penderitaan Yesus Kristus dalam ibadah Jalan Salib (Via Dolorosa), di Kota Pematang Siantar.


Sementara itu, Sardianto Turnip selaku Ketua Panitia Paskah Katolik Kota Pematang Siantar menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan pemerintah kota dan aparat keamanan. 


Ia menekankan bahwa pelaksanaan doa bersama di depan Balai Kota, merupakan bukti nyata indahnya kerukunan di Kota Toleransi ini.


Kami mengucapkan terima kasih kepada WaliKota Pematang Siantar, atas izin penggunaan area Balai Kota, ini adalah bentuk toleransi yang luar biasa, ungkap Sardianto kepada Mediaonline, Jumat 3/4/2026.


Sardianto juga, berterima kasih kepada Polres Pematang Siantar, yang telah mengawal jalannya devosi Jalan Salib, sehingga berjalan tertib.


Harapan kami, tercipta Pematang Siantar, yang penuh suka cita, tanpa dendam, dan saling mengampuni, sebagaimana Yesus kristus.  yang rela mengorbankan nyawa-Nya, demi keselamatan manusia, ucapnya.


INFO :

Baca.


Ribuan Umat Kristiani Pematang Siantar, Gelar Prosesi Jalan Salib dari Tugu Sangnaualuh.


Terpisah, Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, memastikan bahwa seluruh rangkaian Tri Hari Suci berjalan lancar. 


Sebanyak 252 personel, dikerahkan untuk menjaga keamanan sejak malam Kamis Putih, hingga Jumat Agung.


Sebanyak 252 personel kepolisian, dikerahkan untuk pengamanan pawai obor, misa Kamis Putih, dan prosesi Jalan Salib. 


Terdapat delapan gereja, yang melaksanakan Jalan Salib di luar (jalan raya), termasuk Gereja Katolik dan GKPS, sementara gereja lainnya, melaksanakan di area internal, ujarnya.


Kapolres Pematang Siantar, mengapresiasi semangat tinggi umat Kristiani, serta kedewasaan warga Pematang Siantar, dalam menjaga kerukunan.


Pesan saya, perayaan Tri Hari Suci ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen mengenang kematian dan kebangkitan Yesus kristus, sebagai bentuk introspeksi diri untuk menjadi lebih baik ke depan. 


Bagi warga yang tidak merayakan, kami harap tetap menjaga sikap saling menghormati sebagai, warga yang mencintai kota ini, tuturnya.


Perayaan Jumat Agung di Pematang Siantar tahun ini, kembali membuktikan bahwa iman, dan toleransi dapat berjalan beriringan. 


Di bawah bayang-bayang salib di depan Balai Kota, masyarakat diingatkan kembali akan makna pengorbanan dan pentingnya menjaga kasih persaudaraan di tengah keberagaman.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan