Palembang – Ketua Umum Ormas Forum Cakar Sriwijaya Sumatera Selatan, Gery Hari wijaya, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilannya mengungkap praktik haji ilegal yang meresahkan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Gery menilai langkah tegas Polri tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam memberantas kejahatan yang memanfaatkan momen ibadah, khususnya haji.
“Kami mengapresiasi kinerja Polri yang berhasil membongkar modus haji ilegal ini. Ini sangat penting karena menyangkut kepercayaan masyarakat yang ingin menjalankan ibadah secara sah dan aman,” ujarnya.
Dari hasil pengungkapan, praktik haji ilegal tersebut dilakukan dengan berbagai modus, mulai dari penyalahgunaan visa non-haji untuk keberangkatan ke Tanah Suci hingga penerapan skema penipuan menyerupai ponzi. Dalam skema tersebut, dana dari calon jamaah baru digunakan untuk menutupi keberangkatan jamaah sebelumnya.
Gery menegaskan bahwa praktik seperti ini sangat merugikan masyarakat, baik secara finansial maupun secara moral, karena memanfaatkan niat suci umat untuk beribadah.
“Ini bukan sekadar penipuan biasa, tapi sudah menyentuh aspek keagamaan. Pelaku harus ditindak tegas agar memberikan efek jera,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan haji dan tidak mudah tergiur dengan tawaran biaya murah atau jalur cepat yang tidak sesuai prosedur resmi pemerintah.
“Pastikan keberangkatan haji melalui jalur resmi yang telah ditetapkan. Jangan sampai niat ibadah justru berujung kerugian,” tambahnya.
Selain itu, Forum Cakar Sriwijaya Sumsel menyatakan dukungan penuh terhadap aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas jaringan pelaku hingga ke akar, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.
“Kami siap mendukung langkah Polri dan mengajak masyarakat untuk berani melapor jika menemukan indikasi penipuan serupa,” tutup Gery.
.png)

