Pasir Pengaraian, 1detik.asia -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu catat prestasi membanggakan setelah keluar sebagai pemenang dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 versi Ombudsman RI.
Meski menjadi yang terbaik di antara enam daerah yang dinilai, Bupati Anton ST MM justru menegaskan komitmennya untuk terus berbenah demi pelayanan yang lebih maksimal.
Hal itu disampaikan sesudah rapat evaluasi di Rumah Dinas Bupati, Kamis (16/4) kemarin. Dengan perolehan nilai 84 (Baik), Bupati Anton mengakui masih ada pekerjaan rumah besar, terutama di sektor kesehatan.
"Kita memang juara, tapi saya belum puas. Fokus utama kita sekarang adalah memperbaiki kualitas layanan di RSUD," tegasnya.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan, langkah strategis segera diambil. Salah satunya adalah memastikan tenaga medis bisa bekerja penuh waktu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Bupati Rokan Hulu mengakui faktor pendapatan menjadi alasan utama dokter praktik di luar, sehingga Pemkab berkomitmen mencari solusi peningkatan kesejahteraan.
"Kalau penghasilan mereka di RSUD bisa setara dengan di luar, saya yakin mereka akan fokus melayani masyarakat di sini," ujarnya.
Selain perbaikan sistem manajemen, pembangunan gedung RSUD baru setinggi enam lantai terus digenjot. Targetnya jelas, RSUD Rokan Hulu harus mampu bersaing dan setara dengan rumah sakit swasta.
Ombudsman RI mencatat perubahan signifikan di Rokan Hulu. Dulu dinilai tertutup, kini layanan di Dinas Sosial, Pendidikan, hingga Disdukcapil sudah transparan dan bisa diakses secara daring.
"Masyarakat kini bisa urus administrasi secara online. Ini wujud akuntabilitas yang nyata," jelas perwakilan Ombudsman.
Dengan nilai saat ini 84, Ombudsman optimis Rohul bisa menembus angka di atas 88 atau predikat "Sangat Baik" dengan komitmen yang ada.
Ke depan, Bupati Rokan Hulu, Anton juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan mendorong transformasi digital total, agar masyarakat semakin mudah mengurus keperluan tanpa harus datang ke kantor.
"Komitmen Bupati luar biasa. Beliau sangat antusias ingin membenahi sektor yang masih kurang demi pelayanan prima bagi masyarakat," sebut perwakilan Ombudsman.
(ardi)
.png)

