Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Wali Kota Siantar Kagum: Tuan Guru Batak, Ulama dan Guru Kemanusiaan Perekat Bangsa

Cahya Wulandari
Jumat, 13 Maret 2026
Last Updated 2026-03-13T16:13:14Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Pematangsiantar,1detik.asia — 

Kekaguman mendalam disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH., M.Kn., terhadap sosok Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, M.A yang dinilainya bukan hanya sebagai ulama, tetapi juga sebagai guru kemanusiaan, tokoh kerukunan, serta figur pemersatu bangsa.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wesly Silalahi saat menghadiri kegiatan keagamaan di Pondok Persulukan Tuan Guru Batak. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa ketokohan Tuan Guru Batak lahir bukan hanya dari kedalaman ilmu agama, tetapi juga dari keteladanan sikapnya dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan.


"Tuan Guru Batak bukan hanya seorang ulama, tetapi juga seorang guru kemanusiaan. Beliau adalah tokoh yang mampu merawat kerukunan dan menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman," ungkap Wesly.


Menurutnya, sosok Tuan Guru Batak telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun harmoni sosial, khususnya di Sumatera Utara. Perannya sebagai tokoh agama yang menyejukkan menjadikannya figur yang dihormati lintas kalangan.


Pandangan tersebut juga sejalan dengan penilaian sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, yang pernah menyebut Tuan Guru Batak sebagai ulama sekaligus cendekiawan yang memiliki perhatian besar terhadap persatuan bangsa dan perdamaian dunia.


Tidak hanya dikenal sebagai tokoh spiritual, Tuan Guru Batak juga dinilai berhasil mentransformasikan dakwah keislaman menjadi gerakan moral yang menekankan pentingnya nilai kemanusiaan, toleransi, serta persaudaraan universal.


Sebagai putra daerah Sumatera Utara, Wesly juga mengajak masyarakat untuk bersyukur karena memiliki tokoh seperti Tuan Guru Batak yang terus menebarkan pesan damai dan persatuan.


"Kita sebagai masyarakat Siantar dan Simalungun patut bersyukur dan bangga memiliki sosok seperti beliau. Keteladanan beliau adalah aset moral bagi daerah ini dan juga bagi Indonesia," tambahnya.


Kehadiran Tuan Guru Batak, lanjut Wesly, menjadi bukti bahwa peran ulama tidak hanya terbatas pada dakwah keagamaan, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.


Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut juga dihadiri para tokoh masyarakat, santri, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini mengenal Tuan Guru Batak sebagai figur sederhana namun memiliki pengaruh besar dalam membangun persaudaraan dan harmoni sosial.


Dengan ketokohan yang dimilikinya, Tuan Guru Batak diharapkan terus menjadi inspirasi dalam memperkuat nilai persatuan, merawat keberagaman, serta meneguhkan semangat kemanusiaan di tengah dinamika zaman.


( Ibrahim - Ulong )

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan