Binjai, 1detik asia
Umrizal Ginting Kepala Bidang Aset di Kantor Dinas BPKPAD Pemko Binjai, menanggapi adanya tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya melakukan pelecehan terhadap siswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di ruang kerjanya, pada hari Selasa (31/3/2026), Umri mengatakan saya sudah melakukan mediasi dan melakukan pertemuan dengan pihak keluarga bahkan mendatangi pihak sekolah SMK Negeri 1 Kota Binjai untuk menuntaskan masalah tersebut secara langsung.
“Setelah menerima laporan tentang adanya isu yang mengkaitkan namanya, saya langsung menemui pihak sekolah, terutama Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Binjai, untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya,” ujar Umri. Ia menjelaskan bahwa tudingan yang menyebutkan dirinya telah melecehkan siswa PKL di ruang kerjanya adalah tidak benar.
“ Setelah melakukan klarifikasi, masalah ini sudah selesai. Pihak sekolah, orang tua siswa, dan kami sudah saling memaafkan. Semua pihak yang terlibat juga menyatakan bahwa tidak ada hal yang tidak sopan yang terjadi,” tambah Umri.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Binjai, Safarudin, turut hadir dalam pertemuan tersebut, membenarkan pernyataan Kabag . “Memang tidak ada pelecehan yang terjadi. Kami sebagai pihak sekolah mengonfirmasi bahwa masalah ini tidak benar, dan sudah kami selesaikan dengan baik,” tegas Safarudin.
Sebagai bentuk solusi, pihak sekolah memutuskan untuk memindahkan siswa PKL ke tempat lain yang lebih nyaman untuk melanjutkan kegiatan praktiknya. “Kami telah memindahkan siswa kami ke dinas-dinas lain agar mereka bisa lebih nyaman mengikuti kegiatan PKL,” ujar Safarudin.
Umri juga sudah melakukan pertemuan dengan pihak keluarga bersama Pihak di kantor Kelurahan tempat anak ini tinggal disaksikan langsung oleh Lurah, dalam pertemuan tersebut Umri dan pihak keluarga saling memaafkan yang diketahui oleh Lurah setempat.
Dengan adanya klarifikasi kepada media berharap agar Isu yang sempat mencuat ini telah berhasil diselesaikan dengan saling memaafkan antara pihak sekolah dan Dinas BPKPAD Pemko Binjai. Kedua belah pihak berharap kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan dan menyatakan bahwa komunikasi yang baik sangat penting untuk menjaga hubungan yang harmonis.(Ml)
.png)

