1detik.asia, Tanjungbalai - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungbalai mengintensifkan pengawasan pangan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat.
Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah preventif di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadhan dan hari raya. Fokus pemeriksaan meliputi produk pangan tanpa izin edar (TIE), pangan kadaluarsa, produk rusak, serta kesesuaian label dan kemasan.
Balai POM Tanjungbalai melaksanakan pengawasan di empat wilayah kerjanya, yaitu Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Kota Tanjungbalai, dengan menyasar pasar tradisional maupun ritel modern pada periode Februari hingga Maret 2026.
Berdasarkan hasil pengawasan, sebanyak 19 sarana diperiksa, dengan 6 sarana memenuhi ketentuan (MK) dan 13 sarana tidak memenuhi ketentuan (TMK). Adapun jumlah temuan produk sebanyak 85 item dengan total 948 pcs.
Temuan tersebut didominasi oleh produk pangan kadaluarsa, kemasan rusak, serta produk tanpa izin edar (ilegal). Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha agar senantiasa mematuhi peraturan di bidang keamanan pangan.
Pada 17 Maret 2026, Balai POM di Tanjungbalai bersama Walikota Tanjungbalai dan Pemerintah Kota Tanjungbalai melaksanakan pengawasan terpadu dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dengan turun langsung ke lapangan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat pengawasan pangan.
Kepala Balai POM di Tanjungbalai, Yanti Agustini, menyampaikan bahwa intensifikasi pengawasan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat agar terhindar dari pangan yang tidak memenuhi syarat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat aman, bermutu, dan layak edar,” ujarnya.
Kepala Balai POM Tanjungbalai juga menghimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengkonsumsi produk pangan.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan keamanan pangan di wilayah kerja Balai POM di Tanjungbalai dapat terus terjaga, khususnya selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri.
.png)

