Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Wahyudi Kurniawan Maju Mendaftar Kembali Ketua Askab PSSI Sleman

EkoLondo
Rabu, 18 Februari 2026
Last Updated 2026-02-18T15:32:59Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

(Foto; Wahyudi Kurniawan Berpakai Batik Serahkan Berkas pendaftaran Calon Ketua Askab PSSI Sleman 2026-3030)

 

Yogyakarta,DIY,1detik.asia

—Petahana Askab PSSI Kabupaten Sleman Wahyudi Kurniawan kembali mencalonkan diri untuk periode 2026–2030.Berkas kelengkapan pendaftaran Wahyudi telah diserahkan ke Kantor Asprov PSSI DIY pada Rabu (18/2/2026), menandai keseriusannya melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi sepak bola di Kabupaten Sleman.


Wahyudi menegaskan tekadnya untuk meneruskan fondasi pembinaan yang telah dirintis dirinya dan pengurus selama ini.


“Saya siap melanjutkan roadmap pembinaan sepak bola Sleman dengan visi dan implementasi program jangka pendek, menengah, dan panjang selama 15 tahun,” ucapnya.


Dirinya siap menjadikan sepak bola bukan semata-mata soal bisnis, tetapi juga mengemban mandat pembinaan karakter, sportivitas, serta pencapaian prestasi.


“Dalam konteks daerah, sepak bola menjadi kebanggaan tersendiri. Sepak bola bukan kegiatan dadakan atau sekadar event musiman, melainkan kerja jangka panjang yang berpijak pada visi dan misi jelas serta mengacu pada roadmap yang telah disepakati,” terangnya.


Ia menambahkan,program dan target mengacu pada Statuta FIFA, PSSI, serta RPJMD Kabupaten Sleman agar selaras dengan arah pembangunan daerah.Sinkronisasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem sepak bola yang profesional di Sleman. 


“Semua harus disinkronkan dengan kekuatan para pemangku kepentingan persepakbolaan di Kabupaten Sleman, antara lain sponsor, seluruh klub, SSB, sekolah, pengurus, dan antusias bola sehingga menjadi sebuah ekosistem sepak bola Sleman yang profesional,” tambahnya.

Pembinaan usia dini dan grassroots akan tetap menjadi prioritas utama dalam periode mendatang. Langkah ini didukung dengan manajemen kompetisi berjenjang di semua level yang dirancang lebih mapan, konsisten, dan terstruktur.


Menurutnya, optimalisasi sumber daya yang tersedia harus menjadi perhatian bersama. Selain itu, peningkatan target prestasi yang telah diraih juga penting sebagai pemicu semangat pembinaan usia muda secara berkelanjutan.


Harapannya dalam proses pemilihan pengurus baru periode 2026–2030 dapat menjunjung tinggi prinsip fair play. Praktik-praktik yang tidak sehat dinilai bertentangan dengan nilai dan marwah sepak bola di Kabupaten Sleman harus dihindari.


"Dalam sepak bola sama dengan membangun manusia, siapa pun yang mengurus bola, termasuk saya, hendaknya dijauhkan dari mentalitas arogan, perilaku nepotisme, kepentingan politik sesaat, serta watak mencari keuntungan bagi diri atau kelompok,” tegasnya.

Reporter(Ragil)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan