Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Reaksi Cepat Polres Simalungun, Tangani Warga Tertabrak Kereta Api, di Jalur Rel Dolok Merangir

Redaksi 1Detik
Rabu, 18 Februari 2026
Last Updated 2026-02-18T10:45:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?

Simalungun, 1detik.asia-

Tanggap darurat : Polres Simalungun melalui Polsek Serbalawan, bergerak cepat menangani kasus tragis warga yang tertabrak kereta api di jalur rel, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. 


Hanya dalam hitungan jam, setelah laporan diterima, Tim lengkap sudah berada di lokasi tersebut, melakukan penanganan profesional.


Kejadian memilukan ini, berlangsung Selasa dini hari 17/2/2026,  sekitar pukul 04.45 WIB di jalur kereta api KM 26+5/6 petak jalan Sta Baja Linggei (BJL), Dolok Merangir (DMR), Huta I Nagori Dolok Merangir II, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Korban diidentifikasi sebagai Heri Irawan (24), warga Dusun II Limbong, Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.


Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi, Selasa malam 17/2/2026, sekitar pukul 20.00 WIB, memaparkan kronologi lengkap.


Pada pukul 06.30 WIB, Kapolsek Serbalawan AKP Gunawan Sembiring, S.H., menerima informasi dari masyarakat, mengenai adanya seorang warga yang tertemper kereta api, di wilayah Nagori Dolok,  Merangir II, ujar AKP Verry.


Menindak lanjuti informasi tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim, Pawas, serta personel piket, untuk segera mendatangi TKP. 


Inilah yang kami sebut reaksi cepat Polres Simalungun, ungkap AKP Verry, menegaskan dan respons sigap jajarannya.


Lima personel, langsung meluncur ke TKP, terdiri dari Kanit Reskrim IPDA Liwusha R. Siagian, S.H., Kanit Sabhara IPDA Masa Seletari, S.H., PS. Kanit Intel Aiptu Sutiono, Ka SPK Aiptu Paiduk Benny Lumban raja, dan Bripka Suhendri.


Setibanya di TKP, petugas menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi tubuh tidak utuh. 


Kepala, tangan, dan badan mengalami kerusakan parah, akibat tertabrak kereta api, ujar AKP Verry, dengan nada prihatin.


Kondisi korban, sangat memprihatinkan, bagian tubuh korban, ditemukan terpisah sejauh kurang lebih 380 meter, dari lokasi kejadian awal. 


Tim langsung melakukan olah TKP, secara sistematis dan profesional.


Berdasarkan keterangan saksi, Masinis KA R2802 bernama Andi Purnama menjadi saksi kunci kejadian tersebut, saat melintas di KM 26+5/6 sekitar pukul 04.45 WIB, dari arah Medan menuju Pematang Siantar, masinis melihat seorang laki-laki, berada di jalur rel dalam posisi jongkok, dengan kedua tangan memegang kepala, ungkap AKP Verry.


Masinis sudah membunyikan klakson sebagai peringatan, secara berulang, namun korban tidak menghiraukan, memberikan respons mau pun, upaya menghindar dari jalur rel. 


Lokasi kejadian (TKP),  merupakan areal perkebunan dengan kondisi minim penerangan, ujar AKP Verry menjelaskan, kondisi saat kejadian.


Akibatnya, korban yang tidak merespons peringatan tersebut tertabrak kereta api, dan terseret sejauh sekitar 380 meter, dari titik awal kejadian. 


Masinis KA R2802 langsung, melaporkan kejadian kepada Pusdal Medan, yang kemudian diteruskan ke Polsuska Dolok Merangir – Siantar.


(Donny)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan