Penatangsiantar, 1detik.asia-
Ribuan umat Tionghoa, sudah memadati berbagai vihara dan kelenteng di Kota Pematang Siantar, sejak pagi, Selasa 17/2/2026.
Amatan Mediaonline, di Vihara Avalokitesvara, Kota Pematang Siantar, suasana khidmat menyelimuti vihara, tampak kepulan asap dupa (hio) tampak membubung tinggi di pelataran rumah ibadah.
Berbeda dengan perayaan malam pergantian tahun, yang identik dengan pesta kembang api, suasana pagi ini, lebih difokuskan pada ritual persembahyangan kepada leluhur, dan Thian atau Tuhan Yang Maha Esa.
Warga yang datang, tampak mengenakan pakaian bernuansa merah, simbol keberuntungan dan kebahagiaan.
Mereka secara bergantian melakukan soja atau penghormatan di depan altar, memanjatkan doa agar di tahun 2026 ini, segala dalam urusan diberikan kemudahan dan kedamaian.
Seorang warga Tionghoa, yang ada di Vihara Avalokitesvara, Andreas, mengatakan beribadah di pagi hari, menjadi tradisi turun-temurun keluarganya.
Setelah ibadah pagi ini, kami biasanya lanjut berkumpul lagi, dengan keluarga besar untuk makan bersama, pagi ini adalah waktu yang paling sakral untuk mengucap syukur, ujarnya kepada Mediaonline.
Ia menambahkan, puncak keramaian diprediksi akan terus berlangsung, hingga siang nanti, mengingat banyaknya warga, yang memanfaatkan hari libur nasional ini, untuk berwisata religi setelah menyelesaikan prosesi ibadah.
Hal senada dikatakan warga lainnya, Huang, ia datang bersama keluarga besar, untuk memanjatkan doa keselamatan, kesehatan, serta kelancaran rezeki, di tahun yang baru.
Kami datang lebih awal, agar bisa beribadah dengan lebih tenang, sebelum puncak keramaian nanti malam, harapannya, tahun ini, membawa keberkahan dan kedamaian bagi semua orang, tuturnya.
(Donny)
.png)

