Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Kabupaten Samosir Tempat Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia, Bupati : Samosir menyimpan warisan budaya yang kuat dan hidup di tengah masyarakat

Enjel Ariel
Senin, 09 Februari 2026
Last Updated 2026-02-09T01:35:05Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?



1detik Samosir, (09/02)


Kabupaten Samosir terpilih sebagai lokasi Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia. Penganugerahan 5 Desa Budaya terpilih tahun 2025 diumumkan langsung di Huta Sinapuran Desa Simanindo Kecamatan Simanindo, 07/02. 


Lima desa  pemenang adalah Desa Cibaliung (Kabupaten Pandeglang, Banten), Desa Duarato (Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur), dan Desa Suak Timah (Kabupaten Aceh Barat, Aceh), Desa Tanjung Isuy (Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur), serta Desa Tebat Patah (Kabupaten Muaro Jambi, Jambi). 


Kegiatan ini menjadi sebuah kepercayaan nasional yang menegaskan peran strategis Samosir dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan pengakuan negara atas komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir bersama masyarakat dalam merawat nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di desa-desa, sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai pusat pengembangan desa budaya yang berkelanjutan. 


Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Menteri Kebudayaan Republik Indonesia di Kabupaten Samosir. Menurut Vandiko, meski secara geografis Samosir tergolong kecil, Samosir mendapat kehormatan besar karena dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Apresiasi Desa Budaya se-Indonesia.

“Samosir memang kecil secara wilayah, tetapi dari sekian banyak daerah di Indonesia, Bapak Menteri memilih Samosir. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Vandiko.


Ia menegaskan, kekuatan utama Samosir terletak pada kekayaan tradisi dan budayanya. Kabupaten ini, kata dia, dianugerahi potensi luar biasa oleh pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. "Selain bentang alam dan panorama Danau Toba yang memikat, Samosir menyimpan warisan budaya yang kuat dan hidup di tengah masyarakatnya" ungkap Vandiko


Vandiko juga menegaskan posisi Samosir sebagai titik awal peradaban Batak. Kepercayaan masyarakat Batak menyebutkan bahwa Raja Batak pertama kali turun ke dunia dari Gunung Pusuk Buhit. Dari tempat inilah  peradaban Batak bermula dan kemudian berkembang hingga kini, dengan jumlah masyarakat Batak yang diperkirakan mencapai sekitar 10 juta jiwa di seluruh dunia.

Ia pun mengundang Menteri Kebudayaan dan seluruh tamu undangan untuk menelusuri langsung jejak-jejak awal peradaban Batak tersebut. “Jika masih ada waktu, kami siap mendampingi Bapak dan Ibu sekalian melihat langsung bagaimana jejak peradaban Batak dari Gunung Pusuk Buhit,” katanya.


Pada kesempatan itu, Vandiko melaporkan bahwa Kabupaten Samosir saat ini telah menetapkan sekitar 83 objek cagar budaya di tingkat kabupaten dan berkomitmen melakukan kurasi berkelanjutan agar sejumlah cagar budaya tersebut dapat ditingkatkan statusnya ke tingkat provinsi, bahkan nasional.


Selain itu, Samosir juga telah memiliki tiga desa wisata, salah satunya Huta Sinapuran di Desa Simanindo lokasi berlangsungnya kegiatan tersebut. Keberadaan desa-desa wisata itu, menurut Vandiko, merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program kementerian untuk pengembangan desa budaya. Ke depan, ia menargetkan akan lahir lebih banyak desa budaya di Samosir.

Vandiko turut menyampaikan harapan kepada Menteri Kebudayaan terkait penguatan penulisan sejarah dan kebudayaan Batak. Ia merujuk pada pernyataan Menteri sebelumnya mengenai pentingnya penulisan kebudayaan sebagai penguatan identitas nasional. Pemerintah Kabupaten Samosir  telah memulai langkah awal melalui forum diskusi dan pelibatan para ahli, namun masih membutuhkan dukungan dalam penyusunan naskah akademik yang komprehensif.

“Kami berharap ke depan dapat dibantu agar penulisan tentang awal peradaban Batak di Indonesia dapat disusun dengan lebih kuat dan jelas. Ini adalah bagian dari identitas dan jati diri yang tidak bisa ditawar dan harus kita lestarikan,” ujarnya.


Menutup sambutannya, Vandiko mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Anugerah Desa Budaya. Ia berharap para peserta dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya Samosir, sekaligus saling belajar dan berbagi pengalaman dalam upaya pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing.


Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan 5 desa budaya yang terpilih menjadi contoh bagi desa di Indonesia, menunjukkan kekayaan budaya yang sangat beragam "Mega diversity". Desa budaya menjadi bagian tonggak penting penjaga budaya sehingga budaya kedepannya harus berkelanjutan. "Budaya tidak akan pernah habis selama ada manusia , mari mejadi penjaga budaya agar terus hidup, berlanjut dari generasi ke generasi" ucap Fadli


Fadli menambahkan, bicara budaya terkait juga dengan cara bicara, bahasa, ekspresi, bahasa, wastra, permainan tradisional, olahraga tradisional dan bagian lainnya.

"Desa yang ada di Indonesia harus mengedepankan dan menjaga budaya" ungkapnya


Melihat budaya Samosir, Menteri Kebudayaan mengakui bahwa Kabupaten Samosir memiliki banyak potensi yang layak diakselerasi ketingkat nasional. Ia juga mengapresiasi Opera Batak dengan para maestro , juga penampilan paduan suara yang sangat bagus.

"Saya dari pagi datang ke Samosir melihat banyak sekali kekayaan budaya yang luar biasa dan tentu kami akan datang lagi. Dari 83 cagar budaya akan kita galakkan dan  percepat akselerasi ke peringkat nasional saya kira banyak sekali yang layak" ungkap Fadli Zon


Sejalan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Kebudayaan menekankan gerakan ASRI untuk menjadi bagian yang harus digerakkan menjadi satu ekosistim.

"Saya yakin dengan menerapkan  ASRI, Samosir akan menjadi wisata budaya yang maju  apalagi didukung wisata alam dengan keindahan  Danau Toba dan juga kaldera terbesar di Dunia yang  menjadi modal yang luar biasa" tambahnya 


Lebih lanjut Fadli Zon menambahkan Kemajuan budaya harus  dilakukan bersama-sama mulai dari pusat ke desa dan juga komunitas budaya. Untuk kemajuan budaya Batak Menteri Kebudayaan memberikan janji untuk menulis budaya Batak dalam buku secara  komprehensif.

 "Dengan dukungan semua pihak , kita bisa majukan budaya. Sesuai perintah konstitusi kita harus  memajukan budaya termasuk budaya  Batak sebab  dimana-mana selalu ada orang Batak   di dunia , semoga budaya dan peradaban Batak semakin maju" pungkasnya 



Anggota DPR RI Komisi X Sabam Sinaga sebagai mitra kerja Kementerian kebudayaan mengatakan pelaksanaan kegiatan ini menjadi penghargaan yang besar bagi Samosir yang tetap menjaga budaya. 

Ia juga mengapresiasi Bupati Samosir yang tetap berjuang mendapatkan berbagai perhatian dari pemerintah pusat. 

"Bupati Samosir sangat pandai mengambil hati, memberikan ulos dan tongkat, akhirnya memberikan proposal. Inilah luar biasanya, dan saya akan melakukan pendekatan kepada Menteri agar yang  disampaikan kepada Mentri dapat terwujud" ungkap Sabam


Lebih lanjut Sabam berharap apresiasi kepada desa budaya boleh berlanjut sebagai kepedulian terhadap budaya, perwujudan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya. " Saya yakin masyarakat Samosir menginginkan kehadiran bapak kembali agar pak Bupati kembali memberikan proposal untuk pembangunan Samosir. Agar Samosir menjadi salah satu kabupaten yang maju dari sekian yang ada di Indonesia" ucap Sabam. 


Sebagai bentuk perhatian, Sabam Sinaga akan melibatkan mitra melalui  pendidikan sains dan teknologi untuk mendapatkan bantuan kepada 4 orang dari  paduan suara SR Choir yang menurutnya sangat memukau .

Editor Rinsan siahaan 





iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan