Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Menurunnya Disiplin Keamanan, Petugas Senior Merasa Tidak Nyaman Bertugas

detikNews jakarta
Minggu, 04 Januari 2026
Last Updated 2026-01-04T12:46:33Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?
                (foto Ai) 

Seorang petugas keamanan yang bertugas di lingkungan perkantoran dan perhotelan, sebut saja Mister X, mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi departemen keamanan tempat ia bekerja saat ini. 

Sudah tiga tahun Mister X mengabdikan diri sebagai petugas keamanan, namun setahun terakhir ia merasakan banyak kejanggalan dalam penerapan tugas yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Menurut Mister X, pada umumnya sebelum bertugas, baik shift pagi maupun malam, petugas keamanan selalu melaksanakan apel sebagai bentuk pengecekan kesiapan dan disiplin anggota. 

Namun hal tersebut kini tidak lagi diterapkan. Saat ia mempertanyakan hal itu kepada Wakil Komandan, jawaban yang diterimanya cukup mengecewakan.
“Bagaimana mau apel, anggota sering telat,” ujar Wakil Komandan seperti yang ditirukan Mister X.
Tidak hanya soal apel, Mister X juga merasa heran melihat sikap sebagian petugas yang bebas bermain handphone saat bertugas, padahal aturan keamanan di perkantoran dan hotel jelas melarang penggunaan ponsel saat jam jaga. Bahkan, ia menyebutkan ada petugas yang terlihat tidak menunjukkan sikap siaga sebagaimana mestinya.

Kondisi tersebut membuat Mister X merasa malu kepada General Manager (GM) tempat ia bertugas. Pasalnya, GM dikenal sangat memperhatikan kinerja dan kesejahteraan petugas keamanan. Atas kebijakannya, petugas yang sebelumnya tidak mendapatkan jatah makan kini diberikan fasilitas tersebut. GM juga kerap mengingatkan agar petugas tampil rapi, bahkan pernah menyediakan minyak wangi serta alat perapian kumis demi menjaga citra profesional keamanan.

Mister X membandingkan kondisi saat ini dengan tahun 2023–2024, di mana disiplin petugas keamanan masih sangat terjaga. Saat itu, anggota yang terlambat selalu mendapat tindakan dari pimpinan, tidak ada yang bermain handphone saat bertugas, apalagi tidur ketika piket.

Kini, situasi yang jauh dari standar tersebut membuat Mister X merasa tidak nyaman dan berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan baru sebagai petugas keamanan yang profesional. Berbekal sertifikat Gada Pratama yang diperolehnya pada tahun 1996 serta sertifikat Latsarmil tahun 1998 di Cijantung, ia optimistis masih mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Meski usia sudah tidak muda lagi, tenaga dan tanggung jawab saya masih ada,” tutupnya.

Mister x heran di pos jaga, sebagian petugas lebih sibuk bermain ponsel daripada mengawasi lingkungan. Ada yang duduk bercengkerama, nongkrong bersama divisi lain, tertawa keras seolah lupa bahwa mereka sedang bertugas. 

Seragam dikenakan, namun jiwa pengamanan seakan tertinggal entah di mana.
Mr. X hanya bisa bertanya dalam hati:
“Sebenarnya, apa tugas seorang security?”
Baginya, security bukan sekadar berdiri di pos atau mengenakan seragam. Security adalah mata dan telinga perusahaan. Ia hadir untuk mencegah, bukan menunggu kejadian. Ia dituntut waspada, tegas namun santun, siap bertindak cepat dalam situasi darurat, serta menjadi contoh kedisiplinan bagi lingkungan sekitarnya.

Security sejati tidak larut dalam kelalaian. Ia tidak menjadikan ponsel sebagai teman setia saat berjaga. Ia paham bahwa satu detik lengah bisa berakibat panjang. Ia tahu, kehadirannya memberi rasa aman bagi banyak orang—tamu, karyawan, dan aset yang dipercayakan kepadanya.
Mr. X tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia percaya, profesionalisme tidak ditentukan oleh penilaian orang lain, melainkan oleh integritas diri sendiri. Meski lingkungan tak selalu ideal, ia memilih untuk tetap berdiri tegak pada prinsip.

Karena baginya, menjadi security bukan sekadar pekerjaan—
melainkan sebuah kehormatan dan amanah.

Cerita ini dibuat untuk kepentingan narasi. Jika terdapat kesamaan dengan kejadian nyata, nama, atau pihak tertentu, hal tersebut tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak mana pun. "swij"

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan