Probolinggo, 1detik.asia- Kamis (1/1/2026) —
Program Praktik Pengabdian Santri (P2S) kelas XII SMA Zainul Hasan 1 Genggong kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Selama sepuluh hari, santri terjun langsung ke tengah warga di tujuh pondok cabang se-Kabupaten Probolinggo, membawa semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan pembelajaran kepemimpinan berbasis nilai keislaman.
Pelaksanaan P2S berlangsung pada 22–31 Desember 2025 dan melibatkan Kepala Sekolah, jajaran pimpinan, wali kelas, dewan guru, staf karyawan, serta seluruh santri kelas XII. Program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter santri agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap realitas sosial di sekitarnya.
Salah satu guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Muzammil, menjelaskan bahwa P2S dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi santri melalui pengalaman langsung di masyarakat.
“Program Praktik Pengabdian Santri (P2S) bertujuan meningkatkan kemampuan sosial dan kepemimpinan santri. Mereka dilatih untuk terlibat langsung membantu masyarakat sehingga tumbuh rasa peduli dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Kegiatan P2S tersebar di tujuh lokasi pondok cabang, yakni Pondok Darut Tauhid 1 Tanjungsari Kecamatan Krejengan, Pondok Ainul Hasan Desa Wonorejo Kecamatan Maron, Pondok Nurul Hasan Opo-opo Kecamatan Krejengan, Pondok Raudlatul Hasaniyah Desa Mojolegi, Pondok Karomatul Hasan Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan, Pondok Rohbitotul Hasan Kecamatan Krejengan, serta Pondok Zainal Abidin Desa Brani Kulon Kecamatan Maron.
Selama pelaksanaan program, santri terlibat dalam berbagai aktivitas pengabdian, mulai dari kegiatan keagamaan dan pendidikan, pendampingan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut dirancang agar santri mampu berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan warga setempat.
Muzammil menambahkan, P2S menjadi media pembentukan karakter yang efektif karena santri dihadapkan langsung pada persoalan riil di masyarakat.
“Melalui P2S, santri belajar bahwa ilmu harus memberi manfaat. Ini bukan sekadar tugas sekolah, tetapi latihan kehidupan sebelum mereka melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Program P2S diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kepedulian, kemandirian, serta kepemimpinan santri, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah Probolinggo. Ke depan, kegiatan ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen SMA Zainul Hasan 1 Genggong dalam mencetak generasi berkarakter dan berdaya saing.
(Bashari)

.png)

