Sukabumi – 1detik.asia
Dalam upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mendorong gerakan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Langkah ini dipromosikan melalui berbagai kampanye edukatif, salah satunya dalam sosialisasi tersebut bertema “Ayo Manfaatkan Pekarangan Menjadi Sumber Pangan Keluarga!”
Program ini menekankan pentingnya memaksimalkan lahan pekarangan rumah dengan menanam berbagai jenis sayuran, buah, hingga tanaman obat keluarga. Upaya ini dinilai efektif untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus mendukung gizi keluarga.
Dalam materi sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa pemanfaatan pekarangan tidak hanya memberikan ketersediaan pangan sehat, tetapi juga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Dengan menanam sendiri, masyarakat dapat menghemat biaya belanja dan mendapatkan bahan pangan yang lebih segar dan berkualitas.
Selain itu, peningkatan ketahanan pangan keluarga juga dapat dilakukan melalui sejumlah langkah, di antaranya: mengurangi ketergantungan pada makanan instan dengan memilih bahan makanan segar, menghindari pemborosan makanan, serta mengembangkan keterampilan memasak agar keluarga dapat mengolah bahan pangan secara lebih sehat.
Pengaturan anggaran pangan keluarga juga menjadi poin penting yang disampaikan. Dengan perencanaan belanja yang tepat, kebutuhan pokok dapat diprioritaskan tanpa mengurangi kualitas konsumsi harian. Pemanfaatan teknologi seperti aplikasi belanja online maupun pengelola keuangan turut disarankan untuk membantu pengelolaan pangan keluarga secara lebih efisien.
Edukasi kepada seluruh anggota keluarga mengenai pentingnya ketahanan pangan dan pola hidup sehat juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari program ini. Dengan pemahaman yang baik, keluarga dapat berperan aktif dalam menjaga kemandirian pangan serta meningkatkan kualitas hidup.
Melalui gerakan pemanfaatan pekarangan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap masyarakat dapat lebih mandiri, sehat, dan berdaya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Program ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
.png)

