Tanggamus - Satudetik.asia.Com.Terkait dana desa diPekon Ampai dan Pekon Pariaman kecamatan limau, sering bermasalah kedua kakon ini diduga bancaan terlebih dua Pekon ini saling berdekatan atau bertetangga dalam kegiatan dana desa tahun 2024 dan tahun 2025 diduga bermasalah kedua kakon ini akan berhadapan dengan APH Senin 17/11/2025.
Mengenai item- item kegiatan dana desa Pekon Pariaman dan pekon Ampai akan kita telusuri mendetail anggaran mana saja yang terindikasi penggelembungan DD atau dimark up, bukan hanya itu dana desa sebelumnya juga pernah diaudite terkait potensi dana desa ditahun 2021 dan 2022.
Sekjen Inspektorat Kabupaten Tanggamus Gustam Apriansyah, S.Sos, MM, sewaktu dihubungi media ini, menjelaskan, sebelumnya ada laporan terkait kedua Pekon tersebut permintaan untuk diaudite bukan hanya tahun 2021 dan 2022 tapi tahun 2023 juga, jelasnya
Masih kata Gustam pihaknya siap akan mengaudite dana desa tahun 2024 dan 2025 jika ada temuan dilapangan, sekali lagi ia mengulang kata katanya "kami siap untuk mengaudite terkait DD tahun 2024 dan 2025" jelas nya diakhir pembicraan.
Sementara itu warga didua Pekon ini yang namanya dirahasiakan berharap agar team ormas LMP dan Ormas Petir Lampung segera melaporkan Ke APH, sebab jika hanya berita saja mereka sudah kebal, bila perlu pelanporan dari team Abang ini tembuskan ke kajati Lampung, kata warga dengan nada kesal.
Sementara itu kedua kepala Pekon baik Joni Saputra Kakon Pekon Ampai dan Kakon Pariaman Purwanto sewaktu didatangi kekantornya tidak ada ditempat dihubungi lewat telpon via watshap selalu ia abaikan, team ormas akan segera melengkapi data dan berkas termasuk dekumentasi Poto pisik untuk pelaporan ke APH
( Ikbal )
.png)



