Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Koperasi Kelurahan Merah Putih Muktiharjo Kidul Semarang Jadi Contoh Koperasi Mandiri, Patut Jadi Percontohan Nasional

Dony W Kaperwil Prov. Jawa Tengah
Senin, 03 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-03T01:56:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?
Gudang Koperasi Merah Putih Muktiharjo Kidul

SEMARANG, 1detik.asia - Di tengah dinamika dan berbagai tantangan pengelolaan Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih di sejumlah daerah di Indonesia, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, tampil beda dan patut diacungi jempol.


Redaksi 1detik.asia menemukan, di era modernisasi seperti saat ini, tidak mudah menemukan koperasi tingkat kelurahan yang berjalan sesuai marwah koperasi. Namun Koperasi Kelurahan Merah Putih Muktiharjo Kidul justru mampu membuktikan diri sebagai salah satu koperasi percontohan di tingkat desa / kelurahan, karena berdiri dan dikelola sepenuhnya sesuai regulasi perkoperasian di Indonesia.


Prinsip yang dipegang teguh adalah: dari anggota, oleh anggota, dan untuk kemakmuran anggota.

Modal Awal Rp 30 Juta dari Patungan Pengurus dan Donatur

Koperasi yang digawangi oleh pengurus yang rata-rata merupakan mantan tenaga pendidik ini, memulai usahanya secara mandiri. Modal awal hanya Rp 30 juta.


Modal tersebut diperoleh dari hasil patungan pengurus dan anggota serta sumbangan dari pihak donatur. Dari modal yang terbilang minim itu, koperasi ini justru mampu tumbuh dan berkembang dengan baik hingga saat ini.


Untuk operasional, koperasi saat ini menempati gedung pinjaman milik Kelurahan Muktiharjo Kidul yang difasilitasi oleh pihak kelurahan.

"Kami ada dari anggota, oleh anggota dan guna mensejahterakan anggota. Alhamdulillah hingga saat ini anggota kami sudah tercatat lebih dari 400 anggota," ujar salah satu pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih Muktiharjo Kidul kepada awak media.

### Pilih Mandiri, Belum Ajukan Bantuan Modal


Menariknya, saat banyak Koperasi Merah Putih di daerah lain berlomba-lomba mengajukan permohonan bantuan modal, pengurus di Muktiharjo Kidul justru memilih jalur mandiri.


Saat ditanya awak media terkait alasan tidak mengajukan permohonan modal tambahan seperti koperasi lainnya, pengurus menjawab dengan lugas.

"Kami belum berani karena belum terlalu membutuhkan. InsyaAllah dengan modal yang ada kami tetap ikhtiar untuk bisa mengembangkan usaha ini," jawabnya.

Sikap kemandirian inilah yang menjadi pembeda dan menjadi nilai lebih dari koperasi tersebut.

Utamakan Anggota UMKM, Jual Harga Grosir

Dalam model bisnisnya, koperasi ini tidak menerapkan persaingan usaha yang mematikan pedagang kecil. Target pasar utama justru diprioritaskan untuk anggota yang memiliki usaha serupa.


Anggota yang memiliki warung, toko kelontong, dan UMKM di sekitar diberikan harga grosir, agar tidak tersaingi dan bisa berjalan seiring bersama mengembangkan UMKM di wilayah Muktiharjo Kidul.


Selain melayani anggota dengan harga grosir, koperasi juga tetap melayani pembeli umum secara eceran dengan harga pasar yang menyesuaikan market di wilayah setempat.

"Sehingga tidak ada kata persaingan, kami ada untuk mereka semua," tegas pengurus.

Dengan konsep kemandirian, transparansi, dan keberpihakan pada anggota, Koperasi Kelurahan Merah Putih Muktiharjo Kidul layak menjadi role model bagi Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih lainnya di seluruh Indonesia. (Dony W) 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan