Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Polisi Dalami Keterangan PT Vinfast Auto Terkait Insiden Kereta di Bekasi Timur

detikNews jakarta
Selasa, 05 Mei 2026
Last Updated 2026-05-05T06:36:41Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?
           (foto:sawijan wmc) 

JAKARTA — Polda Metro Jaya tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari PT Vinfast Auto terkait kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).

"Informasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, melalui pesan singkat pada Selasa (5/5/2026).
Menurut Budi, pemeriksaan terhadap pihak PT Vinfast Auto telah dilakukan pada hari tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa keesokan harinya, Richard Rudolf selaku pengemudi taksi Green SM dijadwalkan menjalani pemeriksaan bersama tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

"Selain itu, petugas pengawas stasiun bagian selatan serta Kepala Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel) akan diperiksa pada Jumat (8/5/2026). 

"Polda Metro Jaya juga masih mengagendakan pemanggilan sejumlah saksi lain dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian, di antaranya Agus Puryantoko, Catur Nugroho, Muhammad Arif Hosen, dan Fajar Karisma Putra.

"Budi mengungkapkan, hingga kini total saksi yang telah dimintai keterangan mencapai 36 orang. Mereka terdiri dari pelapor, korban, saksi di lokasi kejadian, pengemudi, pihak operasional Green SM, hingga perwakilan Kementerian Perhubungan.

"Sebagai langkah lanjutan, penyidik berencana mengirimkan surat panggilan kedua kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian guna menghadirkan saksi tambahan. Selain itu, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, mengajukan penyitaan barang bukti, membuat sketsa lokasi kejadian perkara, serta menindaklanjuti hasil visum korban.

"Sebelumnya, kecelakaan bermula ketika kereta rel listrik (KRL) rute Bekasi–Cikarang tertabrak mobil di perlintasan sebidang JPL 85. Akibat insiden tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan dijalankan sebagai perjalanan luar biasa (PLB) dengan kode 5181 karena beroperasi di luar jadwal normal.

"Dampaknya, satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang menuju Cikarang dihentikan di peron Stasiun Bekasi Timur. Namun, kereta Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta Surabaya tidak dapat berhenti sepenuhnya dan akhirnya bertabrakan dengan KRL PLB 5568 yang sedang berhenti.

"Peristiwa tersebut menyebabkan total 16 orang mengalami luka-luka.
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan