Sukabumi — 1detik.asia
Pemerintah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menggelar rapat pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Program Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Cicurug tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah kecamatan, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, hingga sejumlah elemen organisasi dan pelaku usaha. Hadir pula Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Tedi Setiadi, yang memberikan dukungan terhadap pembentukan forum tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Cicurug menyampaikan bahwa keberadaan Forum TJSPKBL memiliki peran penting sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah. Menurutnya, forum ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menyelaraskan program-program sosial perusahaan agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui Forum TJSPKBL ini, kita ingin memastikan bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai program sosial yang selama ini dijalankan perusahaan di wilayah Kecamatan Cicurug perlu diperkuat melalui koordinasi yang baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Tedi Setiadi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pembentukan forum tersebut. Menurutnya, Kecamatan Cicurug sebagai salah satu kawasan industri dan perdagangan di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam pengembangan program CSR yang mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Cicurug memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, keberadaan Forum TJSPKBL menjadi sarana penting untuk menyatukan visi dan memperkuat komunikasi antara perusahaan dengan pemerintah maupun masyarakat.
“Forum ini harus menjadi wadah yang aktif dan produktif. Program CSR perusahaan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan UMKM, bantuan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembangunan lingkungan,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas struktur kepengurusan Forum TJSPKBL Kecamatan Cicurug serta sejumlah program prioritas yang akan dijalankan ke depan. Beberapa agenda utama yang menjadi perhatian di antaranya pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM), bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, dukungan terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, forum diharapkan mampu menjadi media penyelesaian berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan dunia usaha.
Para peserta rapat menyambut baik pembentukan Forum TJSPKBL tersebut. Mereka berharap forum ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan transparan sehingga pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di wilayah Cicurug dapat berjalan merata, tepat guna, dan berkelanjutan.
Dengan terbentuknya Forum TJSPKBL Kecamatan Cicurug, Pemerintah Kecamatan bersama seluruh pemangku kepentingan optimistis sinergi antara perusahaan dan masyarakat akan semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
.png)


