(Editor:sawijan WMC)
JAKARTA- 1detik.asia ,"Anggota Kongres Amerika Serikat Tim Burchett mengklaim pemerintah masih menyimpan puluhan video objek terbang tak dikenal (UFO) yang belum pernah dipublikasikan. Pernyataan itu disampaikan Burchett dalam wawancara eksklusif di podcast Ruthless yang dirilis Kamis (14/5).
"Burchett menyebut ada sekitar 30 hingga 40 rekaman UFO dengan kualitas gambar lebih jelas dibanding video yang selama ini beredar di publik.
“Ada 30 atau 40 video yang perlu kita lihat dan kami tahu pemerintah memilikinya, tetapi belum dirilis. Rekamannya jauh lebih jelas,” ujar Burchett.
"Politikus Partai Republik asal Tennessee itu mengaku mendapat informasi dari sejumlah pejabat tinggi terkait keberadaan rekaman tersebut. Namun hingga kini, banyak data mengenai fenomena UFO masih dirahasiakan pemerintah Amerika Serikat.
"Pernyataan Burchett muncul beberapa waktu setelah pemerintah mulai membuka sejumlah dokumen terkait UFO. Sebelumnya, Donald Trump juga sempat berjanji akan mengungkap informasi mengenai alien, makhluk ekstraterestrial, dan fenomena UFO kepada publik.
"Burchett menambahkan banyak anggota Kongres maupun pejabat pemerintah sebenarnya memiliki pengalaman atau informasi terkait UFO, tetapi enggan berbicara secara terbuka.
“Saya berbicara dengan beberapa anggota Kongres yang tidak ingin tampil membahas ini. Ada yang mengaku pernah melihat sesuatu saat bertugas malam dan mengatakan kejadian itu benar-benar sulit dijelaskan,” katanya.
"Menurut Burchett, cerita serupa terus muncul dari berbagai sumber di lingkungan pemerintahan dan militer AS.
Meski masih memicu perdebatan, isu UFO dalam beberapa tahun terakhir semakin sering dibahas secara resmi di Washington. Pemerintah AS sebelumnya juga telah merilis sejumlah video penampakan objek misterius yang direkam pilot militer.
"Dalam wawancara itu, Burchett turut menyinggung peluang dirinya maju ke Senat AS apabila kursi Senator Marsha Blackburn kosong usai pemilihan gubernur Tennessee.
Pemilih di Tennessee sendiri dijadwalkan mengikuti pemilihan pendahuluan Kongres pada 6 Agustus mendatang.

.png)
