Sukabumi — 1detik.asia
Upaya memperkuat layanan air bersih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM). Terbaru, pembangunan pondasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Nagrak resmi dimulai dan kini telah memasuki tahap awal pengerjaan fisik.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (21/4/2026), aktivitas pembangunan terlihat mulai berjalan di Kampung Cibodas, Desa Cisarua. Sejumlah pekerja tampak melakukan penggalian serta persiapan struktur dasar sebagai fondasi utama sebelum pembangunan unit pengolahan air secara menyeluruh.
Proyek ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Sukabumi dalam menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat, sekaligus mengatasi persoalan distribusi dan kualitas air di sejumlah wilayah, khususnya di area pelayanan Cabang Cibadak dan sekitarnya.
Berdasarkan data pada papan informasi proyek, pembangunan ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp471.574.000 yang bersumber dari anggaran tahun 2026. Kegiatan tersebut tercatat dalam kontrak nomor 600.9/SPK/Paket-3.7/PPK-03/III/2026, dengan pelaksana pekerjaan dari CV. Anugerah Prima Raharja.
Pengerjaan proyek ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender sejak dimulainya konstruksi. Tahap pembangunan pondasi ini menjadi bagian krusial, mengingat struktur tersebut akan menopang unit utama Instalasi Pengolahan Air yang berfungsi menyaring dan mengolah air baku menjadi air layak konsumsi.
Pembangunan IPA di Nagrak dinilai menjadi solusi konkret atas sejumlah tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari keterbatasan akses air bersih hingga ketidakstabilan distribusi, terutama saat musim kemarau.
Dengan adanya fasilitas ini, Perumda TJM menargetkan peningkatan kualitas air yang lebih higienis dan memenuhi standar kesehatan, sekaligus menjaga kontinuitas pasokan agar tetap stabil sepanjang tahun.
Selain itu, proyek ini juga membuka peluang perluasan jaringan distribusi dengan penambahan sambungan rumah (SR) baru, sehingga masyarakat yang selama ini belum terlayani dapat segera menikmati akses air bersih secara merata.
Di tengah proses pembangunan, Perumda TJM memastikan bahwa pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Distribusi air kepada masyarakat, khususnya pelanggan eksisting, dijaga agar tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan.
Pihak perusahaan juga mengajak masyarakat sekitar lokasi proyek untuk turut mendukung kelancaran pembangunan dengan menjaga kondusivitas lingkungan selama proses pengerjaan berlangsung.
Pembangunan IPA ini menjadi bukti nyata komitmen dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan BUMD dalam menghadirkan infrastruktur dasar yang vital bagi masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan layanan air bersih yang layak, berkelanjutan, dan merata di seluruh wilayah.
Dengan dimulainya pembangunan ini, harapan besar pun disematkan agar ke depan masyarakat Sukabumi, khususnya di wilayah Nagrak dan sekitarnya, dapat merasakan manfaat nyata berupa akses air bersih yang lebih baik, stabil, dan terjangkau.
.png)

