Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Mengecam Tindakan Represif Aparat TNI Pangdam II Sriwijaya Harus Segera Meminta Maaf

DenEgs
Selasa, 07 April 2026
Last Updated 2026-04-07T16:56:08Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
BUTUH BANTUAN HUKUM ?



1detik.AsiaPalembang—Aksi solidaritas kemanusiaan yang digelar oleh BEM Nusantara Sumatera Selatan di depan Makodam II/Sriwijaya dengan membawa keranda bertuliskan “Matinya Demokrasi” menuai sorotan besar. Aksi tersebut merupakan bentuk kritik atas insiden yang terjadi di negeri ini. 

‎Namun, aksi damai tersebut justru dinodai oleh aksi represif yang dilakukan oleh oknum TNI kepada masa aksi yang memunculkan kekhawatiran dalam kebebasan berdemokrasi. 

‎Menanggapi hal tersebut, Ketua Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi ( LMND ) Palembang , Wahidin, menyampaikan Apresiasi yang begitu besar kepada para mahasiswa dari BEM-NUS Sumsel karena telah berani menyuarakan kegelisahannya pada negeri ini dan mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh oknum TNI. 

‎“Saya melihat ini insiden besar. Ini adalah bentuk pembungkaman terhadap gerakan mahasiswa. Ketika aksi damai yang membawa pesan keadilan dan kemanusiaan justru dihadapkan pada tekanan, maka jelas ada upaya untuk membungkam suara suara kritis mahasiswa,” tegas wahidin.

‎Ia menilai kehadiran dan tindakan represif oleh Oknum TNI bukan hanya melukai kebebasan berpendapat, tetapi juga menunjukkan kegagalan negara dalam menjamin kebebasan berpendapat dimuka umum dalam menyampaikan aspirasi.

‎Wahidin juga mendesak aparat penegak hukum ataupun Pangdam II/Sriwijaya untuk segera mengusut tuntas pelaku serta mengungkap aktor di balik tindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap peristiwa ini hanya akan memperkuat budaya yang jelek. 

“Jangan hanya diam. Kami menuntut pangdam II/Sriwijaya mengusut Siapa yang terlibat dan siapa yang melakukan tindakan represif tersebut. Jika tidak, publik berhak curiga bahwa ada pembiaran bahkan keterlibatan pihak tertentu,” lanjutnya.

‎Lebih lanjut, Wahidin menegaskan bahwa LMND tidak akan tinggal diam dan siap mengkonsolidasikan gerakan mahasiswa apabila tidak ada langkah tegas dari pihak berwenang.

‎“Ini peringatan keras kepada Pangdam II/Sriwijaya agar segera meminta maaf atas kejadian tersebut dan segera mengungkap oknum yang melakukan tindakan represif kepada masa aksi BEM-NUS Sumsel. Jika negara gagal melindungi kebebasan sipil, maka mahasiswa akan turun lebih besar. Kami tidak akan tunduk pada segala bentuk kekerasan,” tutupnya.( )

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan