Binjai, 1detik asia
Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kunjungan studi tiru ke peternakan ayam petelur swadaya masyarakat di Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong inovasi pembinaan berbasis kemandirian. Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari secara langsung sistem budidaya ayam petelur yang dikelola masyarakat, mulai dari manajemen pemeliharaan, pola pemberian pakan, hingga strategi menjaga produktivitas hasil ternak.
Kalapas Binjai Mochamad Mukaffi, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mengadopsi praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan Lapas Binjai.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sekaligus membangun program pembinaan berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun institusi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil dari studi tiru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan serta mendorong terwujudnya kemandirian pangan, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dalam suasana penuh antusiasme dan pembelajaran. Melalui langkah ini, Lapas Kelas IIA Binjai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, inovatif, dan berdampak, sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.(Mul)
.png)

