Simalungun,1detik.asia-
Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi meluncurkan Tim Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, dengan misi memperkuat silaturahmi dan pembinaan umat di 37 masjid, yang tersebar di berbagai kecamatan. sebanyak 240 orang diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Pelepasan tim dilakukan langsung Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, di pendopo rumah dinas bupati.
Kegiatan diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh qariah Siti Naila Sari Matondang, dan doa pembuka yang dipimpin Ikhwanuddin Nasution, LC.
Selanjutnya, Koordinator Tim Safari Ramadan yang juga Asisten Administrasi dan Umum, Akmal H. Siregar, melaporkan kesiapan tim.
Ia menjelaskan, tim safari terdiri dari 207 pendamping dan 33 penceramah, serta akan mulai bertugas pada Rabu 25/2/2026.
Setiap masjid yang dikunjungi akan menerima cenderamata berupa satu unit speaker portabel dan dua gulung sajadah sebagai bentuk dukungan, fasilitas ibadah.
Selain kunjungan ke masjid, PemkabSimalungun, juga menggelar dua kali buka puasa, bersama masyarakat di Kecamatan Bosar Maligas dan Kecamatan Sidamanik, ujarnya.
Tak hanya itu, rangkaian safari turut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, lansia, dan penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh bupati Simalungun, bersama unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua DWP, serta tokoh agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, H. Bahrum Saleh, menegaskan Safari Ramadan, bukan sekadar agenda seremonial.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiah dan menghadirkan nasihat, dan serta bimbingan keagamaan bagi masyarakat.
Tujuannya untuk menjalin silaturahmi dan bersama-sama membangun Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik dan maju, katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa dirinya juga selalu aktif, mengikuti rangkaian ibadah bersama masyarakat, mulai dari buka puasa hingga salat Maghrib, Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah.
Ia berharap seluruh tim mampu menyampaikan pesan-pesan, yang menyejukkan dan membangun semangat kebersamaan.
Bupati Simalungun, juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban jadwal, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya rumah ibadah, di daerah tersebut.
Di Kabupaten Simalungun terdapat sekitar 1.200 masjid dan mushola, yang tersebar di 32 kecamatan, Ini potensi besar, untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan, ujarnya.
Sebagai penutup, tausiah disampaikan oleh Al-Ustadz Nur Salam, yang menekankan keberkahan bulan suci Ramadan, sebagai momentum meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa, serta salat Maghrib berjamaah di mushola rumah dinas Bupati Simalungun.
(Donny)
.png)

